Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menjadi yang Pertama, Ini Alasan Unhas Kelola Dapur MBG

F
Penulis: Fasya Mumtahanah❯
PERESMIAN DAPUR MBG DI UNHAS: Libatkan Kepala BGN, Mendikti, dan Rektor Unhas. (Sumber: Istimewa)
PERESMIAN DAPUR MBG DI UNHAS: Libatkan Kepala BGN, Mendikti, dan Rektor Unhas. (Sumber: Istimewa)

Advertisement

MAKASSAR, RADAR BATU – Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi kampus pertama yang memiliki dapur makanan bergizi gratis (MBG). Hal itu ditandai dengan peresmian dapur oleh Mendikti Brian Yuliarto dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana pada Selasa (28/4) lalu.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa menjelaskan alasan di balik pembangunan dan pengelolaan dapur MBG tersebut. Jamaluddin mengatakan hal itu merupakan bentuk perluasan peran kampus dalam memberikan dampak nyata kepada masyarakat, di samping sebagai upaya mendukung program pemerintah.

Advertisement

“SPPG ini kita dorong agar seluruh prosesnya berbasis pada kekuatan internal Unhas, termasuk pelibatan para ahli gizi. Kita ingin memastikan setiap produk tidak hanya berkualitas, tetapi juga menjamin pemenuhan gizi masyarakat,” kata Jamaluddin dalam laman resmi Unhas, Kamis (30/4).

Ia juga menyatakan bahwa pembangunan dapur MBG itu sebagai upaya penyatuan riset, pendidikan, dan pengabdian dalam satu ekosistem. Unhas mengintegrasikan rantai pasok, mulai dari bahan baku berbasis produk unggulan internal hingga penyaluran makanan ke sekolah-sekolah mitra.

Advertisement

“Ini bagian dari kontribusi kampus untuk memastikan keilmuan yang kita miliki benar-benar hadir dan bermanfaat. Kita ingin bergerak dari hulu ke hilir, dari kampus untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain sebagai tempat produksi, dapur MBG ini dinilai dapat menjadi pusat pengembangan teknologi dan manajemen pangan. Hal itu dapat membuka peluang pengembangan riset terapan dan inovasi berkelanjutan dalam bidang pangan dan gizi di Unhas.

Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Humas Unhas, Ishaq Rahman menyatakan Unhas memanfaatkan dapur MBG sebagai laboratorium riset dosen dan mahasiswa

"Sebagai lab riset ini manfaat tambahan bagi proses akademik di Unhas," jelas Ishaq.

Kepala BGN Dadan Hindayana juga meminta kampus-kampus untuk membangun dan mengelola dapur MBG karena dinilai miliki peluang besar.

“Saya kira kampus perlu memahami ini karena ini peluang besar. Minimal punya satu SPPG dulu, dan kalau bisa, pasokannya berasal dari civitas academica sendiri,” katanya dalam Forum U25 PTNBH di Makassar, Selasa (28/4).

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber

Artikel Terkait

Siswa Kelas 12 Wajib Tahu, Ini Istilah Penting yang Sering Muncul Saat Seleksi Kuliah

Siswa Kelas 12 Wajib Tahu, Ini Istilah Penting yang Sering Muncul Saat Seleksi Kuliah

Menjelang masa pendaftaran perguruan tinggi, siswa kelas 12 biasanya mulai sering mendengar berbagai istilah yang berkaitan dengan kuliah

Viral Spanduk Permintaan Maaf di Gerbang Masuk UGM, Ini Fakta-Faktanya

Viral Spanduk Permintaan Maaf di Gerbang Masuk UGM, Ini Fakta-Faktanya

Sebuah spanduk besar bertuliskan “Surat Permohonan Maaf” terpasang di depan gerbang masuk Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Yogyakarta

Jurusan Paling Diminati di Kampus Kota Malang Tahun Ini

Jurusan Paling Diminati di Kampus Kota Malang Tahun Ini

Kota Malang masih menjadi salah satu tujuan favorit calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer