RADAR BATU - Bangun tidur seharusnya menjadi momen ketika tubuh merasa segar dan siap menghadapi hari.
Namun, tidak jarang kita justru merasa lelah atau lesu saat terbangun.
Baca Juga: Waktu Ideal Berolahraga Saat Puasa Ramadhan untuk Tetap Bugar
Ahli saraf dan kreator konten kesehatan, Dr. Nas, membagikan beberapa kiat sederhana untuk meningkatkan tingkat energi di pagi hari.
Langkah pertama yang disarankan oleh Dr. Nas adalah memprioritaskan tidur.
Menurutnya, tidur merupakan "terapi gratis" bagi otak. Selama tidur, otak membersihkan materi berbahaya dan mengisi kembali neurotransmitter utama seperti dopamin, yang berperan besar dalam motivasi dan konsentrasi.
Dr. Nas menekankan pentingnya mendapatkan 7 hingga 9 jam tidur setiap malam untuk menjaga suasana hati, tingkat energi, dan konsentrasi keesokan harinya.
Untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan bangun dengan tubuh yang segar, Dr. Nas menyarankan untuk lebih aktif bergerak sehari sebelumnya.
Baca Juga: Tips Menjaga Pola Makan Sehat Selama Puasa: Panduan Praktis untuk Anak Kos
Aktivitas fisik seperti berjalan, berlari, bersepeda, atau pergi ke gym dapat meningkatkan protein otak yang disebut BDNF (faktor neurotropik yang berasal dari otak), yang penting dalam pembelajaran dan memori neuroplastisitas.
Lebih banyak bergerak hari ini akan menghasilkan fungsi otak yang lebih baik di esok hari.
Dr. Nas juga menekankan pentingnya sarapan dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks dan menghindari kadar gula tinggi yang dapat membuat merasa lesu.
Ia menyarankan untuk memprioritaskan biji-bijian utuh, oat, atau buah-buahan daripada gula olahan untuk mengawali hari dengan kuat.
Baca Juga: Mencicipi Masakan Saat Puasa, Boleh atau Batal? Ini Penjelasannya
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, diharapkan Anda dapat bangun dengan perasaan lebih segar dan energi yang optimal untuk menjalani aktivitas sehari-hari.(fd)
Editor : A. Nugroho