BATU - Korban penganiayaan berat di sebuah warung kopi di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, akhirnya dipulangkan setelah menjalani perawatan intensif. M. Zubaidi, 37, keluar dari rumah sakit pada Senin lalu (16/3) setelah dirawat selama lima hari. Selanjutnya, korban menjalani rawat jalan dari rumahnya di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
“Pulang Senin sore,” ujar istri korban Siti Maimunah, kemarin (17/3). Selama perawatan, korban mendapat tindakan medis berupa penjahitan dan pembersihan luka. Pemulihan lanjutan dilakukan melalui kontrol rutin di fasilitas kesehatan.
BACA JUGA: Godok RKPD 2027, Pemkot Batu Pilah Usulan Mendesak Tiap Kecamatan
Kontrol dijadwalkan di puskesmas setempat sesuai kebutuhan keluarga. Sementara pemeriksaan lanjutan di rumah sakit direncanakan pada 26 Maret. “Untuk kontrol ke rumah sakit dijadwalkan akhir bulan,” katanya.
Pemulihan diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga minggu. Meski belum sepenuhnya pulih, keluarga mengaku bersyukur korban sudah bisa kembali ke rumah. Siti berharap kondisi suaminya terus membaik sehingga dapat merayakan Lebaran bersama keluarga.
BACA JUGA: Tak Mau Ditinggal Pembeli, Pasar dan Mal di Kota Batu Sama-Sama Andalkan Promosi Digital
“Yang penting sudah di rumah. Anak-anak juga bisa berkumpul,” ujarnya. Ia mengaku selama perawatan harus bolak-balik rumah sakit dan meninggalkan anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
Saat ini, Siti masih fokus merawat suaminya di rumah. Sebelumnya, korban mengalami penganiayaan berat yang menyebabkan luka serius di beberapa bagian tubuh. Peristiwa itu terjadi pada 11 Maret di sebuah warung kopi di wilayah Pesanggrahan.
BACA JUGA: Panen Susut, Permintaan Naik, Harga Apel di Kota Batu Melonjak
Kasus ini menambah daftar kekerasan yang memerlukan penanganan hukum dan perhatian serius terhadap keamanan ruang publik.
Editor : Fajar Andre Setiawan