Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Warga Gagalkan Aksi Pencurian Kotak Amal Masjid Putih Kota Batu

Aditya Novrian • Selasa, 13 Januari 2026 | 09:49 WIB
TERPANTAU KAMERA PENGAWAS: Pelaku percobaan pencurian kota amal di Masjid Putih Daarusshalikhin, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, terekam CCTV kemarin pagi (12/1).
TERPANTAU KAMERA PENGAWAS: Pelaku percobaan pencurian kota amal di Masjid Putih Daarusshalikhin, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, terekam CCTV kemarin pagi (12/1).

BATU - Percobaan pencurian kotak amal kembali terjadi di Masjid Putih Daarusshalikhin, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, kemarin pagi (12/1). Aksi pelaku gagal setelah gerak-geriknya dipantau warga dan terekam kamera pengawas (CCTV). Pelaku lebih dulu dihajar warga sebelum uang di dalam kotak amal sempat diambil.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30. Pelaku bernama Ganata, 31, masuk ke area masjid melalui pintu depan dengan berpura-pura beristirahat di serambi. Ia duduk santai sambil mengisap rokok elektronik, sembari mengamati situasi sekitar. Dalam rekaman CCTV, sekitar dua menit kemudian pelaku mulai mondar-mandir memperhatikan kondisi lingkungan masjid.

Tak lama berselang, ia mendekati kotak amal dan mulai mengutak-atik bagian penutupnya.

“Belum diketahui pasti alat yang digunakan pelaku untuk membuka kotak amal, karena masih dalam proses penyidikan,” ujar Parno Muttaqien, Koordinator Humas dan Sosial Masjid Putih Daarusshalikhin saat dikonfirmasi kemarin.

Upaya pelaku sempat terhenti ketika ada warga yang melintas dan hendak masuk ke masjid. Saat itu, pelaku kembali berpura-pura duduk di serambi dengan membawa ransel ukuran sedang. Namun, setelah situasi dirasa aman, ia kembali melanjutkan aksinya. Sekitar pukul 08.35, kotak amal berhasil dibuka. 

Meski demikian, pelaku belum sempat mengambil uang di dalamnya karena aksinya telah dipergoki warga. Saiful Bachri, pedagang bakso yang berjualan di sekitar masjid, langsung mengamankan pelaku. “Sejak awal beliau sudah curiga dan terus mengawasi gerak-geriknya, sampai akhirnya tertangkap basah,” kata Parno.

Dia menambahkan, saat diamankan pelaku sempat tidak mengaku identitas sebenarnya. Berdasarkan kartu identitas yang dibawa, pelaku diketahui berasal dari Dusun Krajan, Kelurahan Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. “Awalnya dia mengaku berasal dari NTT,” imbuhnya.

Saat diamankan, pelaku mengalami luka ringan di bagian wajah akibat pukulan dari warga yang pertama kali menghentikan aksinya. Kasus ini kini ditangani Polsek Batu dengan memeriksa sejumlah saksi dan pelaku.

Parno juga mengungkapkan, insiden serupa pernah nyaris terjadi di Masjid Putih. Bedanya, saat itu belum tersedia CCTV. “Sekarang sudah ada CCTV, sehingga kejadian bisa terpantau jelas,” pungkasnya. (dia/dre)

Editor : Aditya Novrian
#kota batu #pencurian kotak amal #masjid putih #cctv