Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Kejari Kota Batu Periksa 11 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook

Fajar Andre Setiawan • Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:17 WIB
TAHAP PENGADAAN: Beberapa chromebook yang diakumulasi oleh Dinas Pendidikan Kota Batu beberapa waktu lalu.
TAHAP PENGADAAN: Beberapa chromebook yang diakumulasi oleh Dinas Pendidikan Kota Batu beberapa waktu lalu.

BATU - Pemeriksaan kasus dugaan korupsi pengadaan chromebook oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI mulai menyasar saksi-saksi dari berbagai daerah. Di Kota Batu, ada sebanyak 11 orang yang dipemeriksa sebagai saksi pada 17 Agustus lalu.

Para saksi merupakan kepala SD, SMP, dan SMA yang menjadi penerima bantuan perangkat chromebook dari Kemendikbudristek RI. Untuk diketahui, eks Menteri Dikbudristek RI Nadiem Makarim diduga melakukan tindak pidana korupsi pengadaan laptop sebagai sarana penunjang program digitalisasi pendidikan tahun 2019-2022. 

Proyeksi kerugian negara dari kasus tersebut cukup fantastis. Yakni mencapai Rp 9,9 triliun. Kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah memeriksa lebih dari 80 saksi. Termasuk sejumlah perusahaan yang terlibat dalam pengadaan tersebut. Kejagung RI meminta pemeriksaan dilakukan secara nasional untuk pengusutan yang lebih mendalam dan transparan. 

Dalam hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu diberikan mandat memeriksa 11 orang saksi yang menerima bantuan chromebook. Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Batu M Januar Ferdian mengatakan, dari hasil pemeriksaan para saksi, mereka mengaku menerima perangkat chromebook melalui dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST). 

“Mayoritas laptop berfungsi dengan baik dan optimal untuk pembelajaran. Hanya satu sekolah saja yang mengeluhkan adanya kerusakan,” ungkapnya. Dengan temuan tersebut, Ferdian akan melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai dengan petunjuk dan arahan dari Kejagung RI. “Kami akan mengawal penuh untuk penegakan hukum,” tegasnya. 

Untuk diketahui, ada delapan sekolah jenjang dasar dan menengah pertama di Kota Batu yang ditunjuk sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). Yakni SDN Beji 1, SDN Ngaglik 1, SDN Sisir 1, dan SDN Sisir 3. Selain itu, ada SMPN 2 Batu, SMPN 3 Batu, dan SMPN 4 Batu.

Pagu anggaran satu unit chromebook sebesar Rp 7,5 juta. Sedangkan, total anggaran yang disiapkan untuk pengadaan chromebook sebesar Rp 1,2 miliar. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#Kemendikbudriistek #Chromebook #korupsi #kota batu #kejari