Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Usai Salat Subuh, Lansia di Bumiaji Kota Batu Dirampok

Fajar Andre Setiawan • Sabtu, 28 September 2024 | 17:56 WIB

 

Photo
Photo

Dua Gelang Emas Senilai Rp 15 Juta Raib

BATU - Nasib malang menimpa nenek berusia 60 tahun asal Dusun Kedung, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Pasalnya, dia baru saja kehilangan dua gelang emas senilai Rp 15 juta pada 23 September lalu sekitar pukul 04.45.

Dua gelang itu raib dirampok dua begal.

Hingga saat ini identitas kedua pelaku tersebut masih dalam penyelidikan Polres Batu.

Hal itu dibenarkan Kasatreskrim Polres Batu AKP Rudi Kuswoyo.

Pihaknya mengatakan identitas pelaku masih belum terungkap.

Namun, sejumlah petunjuk sudah dikumpulkan.

Apalagi di area lokasi kejadian terdapat closed cicuit television (CCTV).

Rudi menyampaikan dalam rekaman CCTV tersebut menunjukkan ada dua pelaku dalam perampokan yang menimpa lansia bernama Nasemi.

Kedua pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor matic.

Sayangnya, wajah pelaku tak terlihat jelas.

Sebab, keduanya menggunakan penutup wajah.

“Saat ini tim opsnal sudah melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku,” ujarnya.

Kejadian yang menimpa lansia berusia 60 tahun itu terjadi setelah salat subuh.

Rudi menduga kedua pelaku sudah mengintai korban.

Peristiwa itu terjadi saat Nasiem pulang dari musala Al Ijtihad yang jaraknya sekitar 40 meter dari rumahnya.

Saat itu ia baru saja melakukan salat subuh.

Di tengah perjalanan dua pelaku menghadangnya.

Lantas, pelaku yang duduk jok penumpang turun merampas gelang Nasiem.

Korban sempat jatuh hingga terduduk di tepi jalan.

Nasiem pun sempat berteriak meminta tolong beberap kali.

Sayangnya saat itu kondisi jalan masih sepi dan tak ada orang yang mengetahuinya.

Tak butuh lama dua gelang emas di tangan kiri korban berhasil dibawa kabur.

Perampokan itu meninggalkan bekas memar dan sedikit lebam di pergelangan tangan.

Pasalnya gelang itu dilepas secara paksa.

Lantas kedua pelaku langsung kabur meninggalkan Nasiem.

“Kondisi korban saat itu panik dan trauma,” ungkapnya.

Cucu korban, Adin membenarkan kejadian tersebut.

Ia menunjukkan bukti berupa rekaman video CCTV berdurasi 45 detik.

Dalam video tersebut mulut Nasemi sempat dibekap.

Bekapan tersebut baru dilepas saat pelaku berhasil merampas dua gelas emas milik Nasiem.

Adin mengatakan neneknya sempat curiga dengan kedua pelaku.

Pasalnya, pelaku tampak mengawasi korban dari depan toko bangunan yang tak jauh dari musala.

Adin menyampaikan kejadian yang menimpa neneknya bukan kali pertama.

Pasalnya, perampokan perhiasan yang menyasar ibu-ibu dan lansia sering terjadi di sana.

“Beberapa tetangga cerita kalau juga pernah mengalami penjambretan,” ujarnya.

Namun, biasanya kasus-kasus tersebut terjadi dengan jeda waktu yang cukup lama.

Misalnya, setelah suasana psikologis masyarakat sudah mulai tenang dan kondusif.

Baru setelah itu akan terjadi kasus berikutnya. (sif/dre)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#bumiaji batu #lansia #salat #subuh #dirampok #usai