BATU, RADAR BATU - Memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu menyalurkan santunan kepada 22 anak yatim dari empat MI kemarin (25/6). Melalui program Lebaran Anak Yatim yang digelar di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), Kemenag menghimpun dana Rp11 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Kepala Kemenag Kota Batu Moch. Zainal Arifin mengatakan peringatan 10 Muharram menjadi momentum pengingat pentingnya kepedulian sosial terhadap kelompok rentan, termasuk anak yatim.
“Memberi bukan berarti lebih baik daripada menerima. Yang terpenting Adalah bagaimana kita saling memuliakan dan pedul iterhadap sesama,” ujarnya.
Baca Juga: JTP Group Gelar Aksi Sosial Ramadan Bagikan 3.000 Paket Sembako dan Santuni Anak Yatim
Ketua Panitia Ahmad Syakir Sukari mangatakan 22 anak yatim yang disantuni terdiri atas 10 anak dari MI Bustanul Ulum, enam anak dari MI Darul Ulum, lima anak dari MI Thoriqul Huda, dan satu anak dari MI Baiturrahmah. Setiap anak menerima bantuan senilai Rp 450-500 ribu. Bantuan itu terdiri atas santunan tunai Rp 300 ribu, perlengkapan sekolah dan alat tulis senilai Rp150 ribu, serta paket konsumsi.
Menurut Syakir, proses penentuan penerima dilakukan melalui pendataan dan verifikasi agar bantuan tepat sasaran. Ia menambahkan, jumlah penerima tahun ini masih terbatas. Alasannya, lantaran harus menyesuaikan kemampuan penghimpunan dana. Karena itu, Kemenag berupaya memperluas kolaborasi agar cakupan program semakin besar.
Baca Juga: Bazar Yatim Mandiri Diserbu Pengunjung Car Free Day Mbatu Sae Kota Batu
“Ke depan, panitia menargetkan santunan dapat diberikan kepada anak yatim dari hingga 14 madrasah yang tersebar di seluruh Kota Batu,” pungkasnya. (kr2/dre)