Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Dana Hibah BWI Diusulkan Lewat PAK

Rori Dinanda Bestari • Jumat, 15 Mei 2026 | 11:48 WIB
JADI OBJEK WAKAF: Beberapa pengendara tampak melintas di kawasan Masjid Agung An-Nuur di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu beberapa waktu lalu.
JADI OBJEK WAKAF: Beberapa pengendara tampak melintas di kawasan Masjid Agung An-Nuur di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu beberapa waktu lalu

BATU, RADAR BATU - Memasuki pertengahan tahun, jatah dana hibah untuk Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Batu menguap dari postur APBD murni. Penyebabnya Keterlambatan perencanaan dan belum diserahkannya dokumen pengajuan. Alhasil, usulan dana Rp 300 juta tersebut terpaksa menumpang pada gerbong Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

Berdasarkan skema pemerintah, kucuran hibah organisasi keagamaan sejatinya bergulir teratur setiap dua tahun. Semestinya, BWI Kota Batu mendapat giliran tahun ini. Namun, hingga triwulan kedua berlalu, pengajuan tersebut masih belum terealisasi.

Ketua BWI Kota Batu Guntur Irianto mengaku menyandarkan asa pada alokasi anggaran perubahan. “Kabar dari bagian Kesra, nanti akan diajukan di PAK. Proposal yang kami ajukan kemarin bernilai sekitar Rp300 juta,” ungkap Guntur.

Angka usulan tersebut melonjak tajam. Nominalnya tiga kali lipat lebih besar dibandingkan kucuran hibah 2024 yang hanya menyentuh Rp100 juta. Guntur berdalih, pembengkakan anggaran ini sejalan dengan ambisi peluncuran program wakaf uang atau wakaf tunai.

Baca Juga: 24 Taman Bacaan Masyarakat dan Perpustakaan Kelurahan di Kota Batu Terima Hibah 1.000 Buku

Proyek baru ini diklaim menyedot biaya operasional besar, termasuk untuk penguatan sistem pengelolaan perbankan. Sistem wakaf tunai mutlak mensyaratkan kolaborasi dengan lembaga perbankan yang kredibel.

Penjajakan awal dengan sejumlah bank syariah sebagai manajer investasi dana umat pun mulai dibangun. Selain itu, suntikan hibah dari APBD nantinya akan difokuskan untuk biaya sosialisasi publik.

Di internal Pemkot Batu, telaah teknis dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) diklaim sudah rampung. Nasib proposal ini tinggal menunggu persetujuan eksekutif dan legislatif dalam sidang PAK.

Baca Juga: Dana Hibah Cair, Operasional PMI Kota Batu Kembali Normal

Di sisi lain, BWI secara kelembagaan mengaku siap tancap gas. Mereka tinggal menanti restu dan pengesahan struktur dari BWI Pusat. Syarat administratif pun telah terpenuhi. Organisasi ini telah mengantongi tujuh personel yang lulus sertifikasi khusus wakaf uang, melampaui batas minimal tiga orang yang dipersyaratkan pusat.

“Susunan pengawas dan pengurus sudah disiapkan secara matang,” tegas Guntur. Ia berharap ketukan palu dewan nantinya memihak pada persetujuan hibah, agar ekosistem wakaf tunai di Kota Batu tidak keburu layu sebelum berkembang. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#BWI #Kesra #pak #dana hibah