BATU - Setelah tertunda sejak akhir 2025, tunjangan profesi dan tambahan penghasilan (tamsil) bagi guru ASN akhirnya dicairkan. Sekitar 1.000 guru di Kota Batu mulai menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan tamsil ke-13 dan ke-14 kemarin (18/3).
Pencairan ini menjadi penyelesaian atas sisa kewajiban tahun anggaran sebelumnya (carry over). Dana mulai masuk ke rekening penerima secara bertahap. Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Batu Rafika Ismawati mengatakan keterlambatan dipicu faktor regulasi dan administrasi.
“Kami harus menunggu pergeseran anggaran dan sinkronisasi data,” ujarnya. Ia menjelaskan, meski surat keputusan penerima telah terbit pada 29 Desember 2025, dana dari pemerintah pusat belum masuk ke kas daerah pada waktu itu.
BACA JUGA Arak Ogoh-Ogoh, Warga Lintas Agama di Kota Batu Bersatu Sambut Nyepi
Kondisi tersebut diperparah dengan terbitnya aturan teknis di penghujung tahun. Akibatnya, proses pencairan mundur hingga Maret. Regulasi terbaru dari pemerintah pusat kemudian menjadi dasar percepatan pencairan. Penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dilakukan pada 14-17 Maret.
“Per 17 Maret, berkas sudah ditandatangani dan dana sudah masuk ke bank. Tinggal proses penyaluran ke rekening masing-masing,” katanya. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp7,3 miliar. Setelah dipotong kewajiban seperti pajak dan BPJS, nilai bersih yang diterima sekitar Rp6,9 miliar.
BACA JUGA Libur Lebaran, Jalanan Kota Batu Terancam Macet Parah: One Way dan Jalur Alternatif Disiapkan
Pemerintah menargetkan seluruh dana dapat diterima guru sebelum libur panjang Idulfitri. Upaya percepatan dilakukan agar tunjangan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan menjelang Lebaran.
Meski telah dicairkan, keterlambatan ini menyoroti persoalan klasik dalam tata kelola anggaran. Ketergantungan pada regulasi pusat dan proses administrasi berlapis masih menjadi hambatan utama. Ke depan, sinkronisasi data dan percepatan transfer dana menjadi kunci agar hak tenaga pendidik dapat diterima tepat waktu.
BACA JUGA Lebaran dan Nyepi Berdekatan, Toleransi Warga Tulungrejo Bumiaji Kian Menguat
Editor : Fajar Andre Setiawan