Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

MBG Ramadan di Kota Batu Terakhir Disalurkan 20 Maret

Fajar Andre Setiawan • Senin, 16 Maret 2026 | 10:11 WIB
SIAPKAN MBG: Sejumlah petugas di dapur SPPG Sulaiman Al Haj tengah menata MBG beberapa waktu lalu.
SIAPKAN MBG: Sejumlah petugas di dapur SPPG Sulaiman Al Haj tengah menata MBG beberapa waktu lalu.

BATU - Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batu selama bulan Ramadan terkahir disalurkan pada 20 Maret mendatang. Kebijakan itu berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Badan Gizi Nasional (BGN). Pihak penyelenggara memberikan fleksibilitas penuh kepada sekolah terkait teknis penerimaan di lapangan.

Koordinator Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Wilayah Kota Batu Meita Syahrani menjelaskan batas penyaluran MBG mengikuti kalender pendidikan dan kebijakan pusat, meski libur sekolah sudah dimulai hari ini (16/3). Kondisi itu membuat SPPG harus berkoordinasi intensif dengan sekolah.

Baca Juga: BGN Klarifikasi Video Viral Menu Bandeng Mentah MBG di Bantul, Dipastikan Ikan Presto Matang

Meita menekankan tidak ada unsur paksaan kepada sekolah untuk menerima distribusi MBG di tengah masa libur. Jika pihak sekolah bersedia memfasilitasi pembagian kepada siswa, maka SPPG akan tetap mengirimkan pasokan sesuai kuota. Namun, apabila sekolah merasa keberatan atau tidak memungkinkan secara teknis, maka pengiriman bisa ditiadakan.

Kebijakan itu diambil agar distribusi MBG tetap tepat sasaran dan tidak mubazir karena siswa sedang berada di rumah. Sejauh ini, komposisi menu dari setiap dapur SPPG tetap mengedepankan standar gizi yang ketat meski ada penyesuaian jenis hidangan. Setiap porsi yang disalurkan wajib memenuhi kandungan energi, protein, lemak, hingga karbohidrat.

Baca Juga: Anggaran Pendidikan Tahun 2026 Naik, Mendikdasmen Pastikan Tidak Dipangkas Untuk Program MBG

“Alhamdulillah sejauh ini belum ada keluhan terkait menu MBG selama bulan Ramadan,” tutur Meita. Meski begitu, antisipasi laporan keluhan tetap disiapkan. Salah satunya dengan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu melalui posko pengaduan kesiapsiagaan kejadian menonjol.

Meita menambahkan, jadwal penyaluran kembali pasca libur masih belum ditentukan. Sebab pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat. "Kami masih menunggu arahan dan petunjuk teknis dari pusat untuk penyaluran reguler," pungkasnya. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#se #kota batu #Mbg #SPPG