Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tak Lagi Menumpang Shelter Dinsos Kota Batu, Rumah Inklusi Kini Mandiri

Aditya Novrian • Minggu, 8 Maret 2026 | 10:30 WIB

BERSIH DAN NYAMAN: Rumah di Jalan Bukit Berbunga, Sidomulyo, Batu kini resmi dipinjamkan untuk kantor operasional Rumah Inklusi Kota Batu. FOTO ISTIMEWA
BERSIH DAN NYAMAN: Rumah di Jalan Bukit Berbunga, Sidomulyo, Batu kini resmi dipinjamkan untuk kantor operasional Rumah Inklusi Kota Batu. FOTO ISTIMEWA

BATU – Operasional Rumah Inklusi Kota Batu kini tak lagi menyatu dengan shelter sosial milik Dinas Sosial Kota Batu. Lembaga tersebut resmi menempati kantor operasional baru di Jalan Bukit Berbunga, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Batu, setelah mendapat dukungan fasilitas dari pihak ketiga.

Sebelumnya, aktivitas Rumah Inklusi berlangsung di kawasan Oro-Oro Ombo bersama fasilitas shelter sosial. Kini, seluruh kegiatan dipusatkan di bangunan rumah yang dinilai lebih representatif untuk aktivitas pemberdayaan dan pendampingan masyarakat.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Batu Mustakim Wardi menjelaskan, bangunan yang digunakan memiliki kondisi layak dan memadai. Selain luas dan asri, rumah tersebut dapat menampung berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan.

“Bentuknya rumah yang representatif untuk kegiatan. Lingkungannya asri, luas, dan mendukung aktivitas inklusi,” ujarnya. Menurut Mustakim, penggunaan gedung dilakukan dengan skema pinjam pakai dari pihak ketiga. Fasilitas tersebut dipinjamkan tanpa biaya sewa dan diproyeksikan dapat dimanfaatkan hingga lima tahun ke depan.

“Skemanya pinjam pakai dan gratis. Kemungkinan bisa digunakan sampai lima tahun,” katanya. Dengan fasilitas baru tersebut, sebagian besar aktivitas Rumah Inklusi akan dipusatkan di lokasi baru. Selain ruang kegiatan, bangunan juga memiliki karakter arsitektur bergaya lama yang dinilai memberi suasana nyaman bagi aktivitas sosial.

Proses perpindahan operasional dimulai sejak 9 Februari lalu. Penempatan kantor baru ditandai dengan kegiatan doa bersama dan pemotongan tumpeng. Sejak saat itu, aktivitas harian telah berjalan normal mengikuti jam kerja.

Mustakim berharap keberadaan kantor operasional baru dapat meningkatkan efektivitas program dan layanan Rumah Inklusi. Fasilitas yang lebih memadai diharapkan mampu menunjang kegiatan pemberdayaan masyarakat tanpa keterbatasan ruang.

Terpisah, Ketua Rumah Inklusi Kota Batu Ariyati menyebut dukungan fasilitas itu berasal dari CV OM Berkah Rangkul. Ia menyebut bangunan baru dilengkapi sejumlah ruang untuk kegiatan kerajinan dan pengembangan produk rekan inklusi. “Fasilitasnya cukup lengkap, ada ruang untuk kegiatan dan produksi. Tempatnya juga bersih dan nyaman,” tandasnya (dia/dre)

 Baca Juga: 399 Siswa di Kota Batu Berebut Beasiswa Seribu Sarjana

Disunting ulang oleh Marsha Nathaniela

Editor : Aditya Novrian
#shelter dinsos #Rumah Inklusi