BATU - Lonjakan harga bahan pokok menjelang Lebaran mendorong Pemerintah Kota Batu menyiapkan intervensi pasar. Sebanyak 3.000 voucher potongan harga disiapkan untuk program pasar murah yang digelar di Pasar Induk Among Tani pada 10-12 Maret.
Tujuannya agar masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu Andry Yunanto menyatakan, total voucher tersebut diperuntukkan bagi 1.000 warga penerima manfaat. “Setiap orang menerima tiga voucher. Nilainya Rp5 ribu per voucher,” ujarnya.
Dengan demikian, setiap penerima memperoleh potongan harga Rp15 ribu. Voucher tersebut dapat ditukarkan untuk pembelian sembilan komoditas utama. Di antaranya beras, minyak goreng, gula, daging ayam, daging sapi, telur, cabai rawit, dan bawang.
Selain membantu konsumen, pasar murah ini juga diharapkan memberi dampak bagi pedagang. Sebab voucher ditukarkan langsung kepada pedagang yang berjualan di Pasar Induk Among Tani. Dengan mekanisme itu, pemerintah berupaya memperpendek rantai distribusi pangan sehingga harga dapat lebih terkendali.
Untuk mendukung pelaksanaan pasar murah, Diskumperindag memproyeksikan keterlibatan 20 hingga 100 mitra dagang. Mereka akan menyediakan komoditas yang telah ditentukan sesuai kebutuhan masyarakat.
Distribusi voucher dilakukan secara bertahap selama kegiatan berlangsung. Setiap hari disiapkan sekitar 1.000 voucher untuk dibagikan kepada masyarakat. Voucher hanya dapat digunakan oleh warga Kota Batu yang dibuktikan dengan KTP. (dia/dre)
Editor : Aditya Novrian