BATU - Di tengah kepungan pohon tumbang yang melanda Kota Batu, musibah kebakaran nyaris menghanguskan rumah milik Donafeng di Jalan Wukir, RT 01/RW 03, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu pada Rabu malam lalu (4/3) sekitar pukul 18.58.
Kebakaran itu diduga kuat dipicu korsleting listrik pada perangkat elektronik akibat cuaca ekstrem.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Batu Agung Sedayu menyebut, percikan api muncul dari televisi.
Hujan deras yang mengguyur sejak sore menyebabkan atap rumah korban mengalami kebocoran tepat di atas perangkat elektronik tersebut.
"Air hujan yang masuk dari sela genteng mengenai bagian dalam TV, sehingga memicu hubungan arus pendek listrik yang kemudian menyulut api," terangnya.
Beruntung, pemilik rumah dan warga sekitar sigap saat melihat kepulan asap mulai memenuhi ruangan.
Menggunakan peralatan seadanya, warga bahu-membahu menjinakkan si jago merah. Berkat aksi cepat tersebut, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu singkat, bahkan sebelum armada pemadam tiba di lokasi kejadian.
Agung mengaku, mengerahkan delapan personel dari Regu Jaya. Dua unit armada meliputi Unit Gajah 3 dan Unit Supply.
Petugas langsung melakukan langkah investigasi dan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang tersisa.
“Proses penanganan berlangsung sekitar 40 menit hingga akhirnya api padam,” katanya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Namun, kerugian materiil akibat kerusakan televisi dan sebagian furnitur ditaksir mencapai Rp3 juta.
"Kondisi cuaca yang tidak menentu meningkatkan risiko teknis seperti ini, terutama jika ada kebocoran pada instalasi rumah," tambahnya.
Peristiwa di Kelurahan Temas itu menjadi bagian dari rentetan laporan darurat yang masuk ke mako sepanjang Rabu malam lalu. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho