Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Sisa Satu Korban Laka Maut di Kota Batu yang Masih Dirawat

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 24 Februari 2026 | 10:11 WIB

PROGRES MEMBAIK: Wali Kota Batu Nurochman mengunjungi pasien, Lilik Yuliani di RS Bhayangkara TK III Hasta Brata Batu pada 19 Februari lalu.
PROGRES MEMBAIK: Wali Kota Batu Nurochman mengunjungi pasien, Lilik Yuliani di RS Bhayangkara TK III Hasta Brata Batu pada 19 Februari lalu.

BATU - Rumah Sakit Bhayangkara TK III Hasta Brata Batu memastikan hanya tersisa satu pasien korban kecelakaan maut akibat truk rem blong di Jalan Patimura, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu yang masih menjalani perawatan hingga kemarin (23/2). Satu korban lain, Zezen Ardianto, telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya stabil pascaoperasi.

Kasubbid Yanmeddokpol RS Bhayangkara TK III Hasta Brata Batu, dr Aulia Dewi Kusumawati SpEM, mengatakan Zezen dipulangkan pada pagi kemarin setelah melalui evaluasi medis menyeluruh. “Pak Zezen sudah pulang tadi pagi (kemarin pagi). Kondisinya pascaoperasi terpantau jauh membaik,” ujarnya.

Sebelumnya, Zezen mengalami luka robek serius di bagian kepala dan harus menjalani tindakan operasi. Meski telah dipulangkan, ia tetap diwajibkan menjalani kontrol rutin guna memantau proses penyembuhan. Auli menyebut perkembangan saraf dan potensi infeksi di area kepala yang mengalami trauma berat menjadi fokusnya.

Saat ini, tersisa satu pasien atas nama Lilik Yuliani yang masih dirawat. Menurut Aulia, kondisi Lilik menunjukkan perkembangan positif meski proses pemulihannya berlangsung bertahap. Pasien yang sempat dirawat intensif di ruang High Care Unit (HCU) kini telah dipindahkan ke ruang rawat inap biasa.

Tim medis memfokuskan penanganan pada pemulihan fungsi motorik. Lilik sebelumnya mengalami hambatan gerak pada tangan dan kaki akibat benturan keras saat terlempar dari kabin kendaraan. Terkait estimasi kepulangan, pihak rumah sakit belum dapat memastikan waktu secara spesifik. Keputusan sepenuhnya bergantung pada evaluasi klinis dokter.

“Jika dalam waktu dekat terus membaik, harapan kami secepatnya bisa pulang,” kata Aulia.

Perkembangan ini menjadi kabar baik di tengah duka kecelakaan maut tersebut, meski proses pemulihan korban yang tersisa masih memerlukan pemantauan intensif. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#hcu #kota batu #rumah sakit bhayangkara #korban laka maut