Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Wisata Songgoriti Kota Batu Siap Bersolek Tahun Ini

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 24 Februari 2026 | 09:57 WIB

KAWASAN IKONIK: Kawasan Songgoriti gang macan menjadi lokasi paling ikonik jujugan pengunjung saat masa kejayaan lalu.
KAWASAN IKONIK: Kawasan Songgoriti gang macan menjadi lokasi paling ikonik jujugan pengunjung saat masa kejayaan lalu.

BATU - Revitalisasi kawasan wisata Songgoriti mulai disiapkan tahun ini. Perumda Jasa Yasa Kabupaten Malang bersama Pemkot Batu tengah mematangkan konsep penataan ulang aset wisata yang berada di wilayah Kota Batu tersebut. Revitalisasi nantinya bakal fokus pada pemandian air panas, pasar tradisional, hingga pembangunan lapangan padel.

Direktur Utama Perumda Jasa Yasa, Raden Djoni Sudjatmiko, mengatakan koordinasi intensif telah dilakukan, termasuk pertemuan pada 6 Februari lalu di ruang kerja Wakil Wali Kota Batu. Pertemuan itu membahas arah pengembangan serta pembagian peran pengelolaan kawasan.

“Proses tindak lanjut perizinan dan administrasi mulai menunjukkan titik terang,” ujar Djoni.

Grafis Rencana Revitalisasi Songgoriti
Grafis Rencana Revitalisasi Songgoriti

Meski demikian, persoalan legalitas dan kepastian status aset di sejumlah titik masih menjadi pekerjaan rumah. Kejelasan pengelolaan dinilai penting agar tidak memicu persoalan hukum di kemudian hari.

Menurut Djoni, kawasan Songgoriti akan dipetakan ke dalam beberapa sektor pengembangan. Tujuannya agar pengelolaan bisa lebih fokus dan profesional. Sektor tersebut mencakup penginapan, pusat kuliner, revitalisasi pasar, serta penataan area publik. Ikon lama seperti kolam pemandian air panas dan pasar tradisional akan dihidupkan kembali.

Selain itu, ikon-ikon tersebut akan mendapat tambahan sentuhan fasilitas modern. Salah satu titik yang sudah kembali beroperasi adalah Songgoriti Hot Spring. Di depan lokasi itu, Jasa Yasa berencana membangun lapangan padel, kolam renang, serta restoran baru untuk menarik wisatawan keluarga dan generasi muda.

“Kami ingin citra Songgoriti kembali baik dan berkelas. Tahun ini harus sudah ada realisasi,” tegas Djoni. Ia menargetkan fasilitas kolam dan restoran dapat mulai dibuka pada pertengahan tahun, sementara revitalisasi pasar ditargetkan rampung sebelum akhir 2026.

Skema kerja sama dengan Pemkot Batu, lanjut Djoni, masuk tahap pematangan konsep.

Surat resmi pengajuan kerja sama akan segera dikirim sebagai dasar pembahasan teknis lebih lanjut. Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, membenarkan adanya tawaran kerja sama tersebut. Ia menyambut positif rencana revitalisasi, termasuk pembangunan lapangan padel. Namun, ia mengingatkan agar pengelolaan ke depan dilakukan secara maksimal.

“Banyak aset yang selama ini terbengkalai dan berdampak pada penurunan kunjungan. Jangan sampai setelah direvitalisasi kembali tidak terkelola optimal,” ujarnya. Heli juga meminta agar seluruh rencana tidak berhenti pada pembicaraan informal. Pemkot Batu menunggu surat resmi dari Jasa Yasa sebagai dasar legal untuk memproses kerja sama.

Revitalisasi Songgoriti digadang-gadang menjadi momentum menghidupkan kembali kawasan yang sempat meredup itu. Namun, keberhasilan proyek ini tetap bergantung pada kepastian legalitas, tata kelola profesional, dan konsistensi eksekusi di lapangan. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#Perumda Jasa Yasa #kota batu #wisata songgoriti