Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Panitia Seleksi Selter Sekretaris Daerah di Kota Batu Definitif Ditarget Terbentuk Pekan Ini

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 10 Februari 2026 | 09:48 WIB
TUGAS KHUSUS: Pj Sekda Kota Batu Eko Suhartono menandatangani berita acara pelantikan di Gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Batu 6 Februari lalu.
TUGAS KHUSUS: Pj Sekda Kota Batu Eko Suhartono menandatangani berita acara pelantikan di Gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Batu 6 Februari lalu.

BATU - Mesin seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif mulai dipanaskan. Setelah melantik Eko Suhartono sebagai Penjabat (Pj) Sekda pada 6 Februari lalu, Wali Kota Batu Nurochman menargetkan pembentukan panitia seleksi (pansel) open bidding Sekda rampung dalam pekan ini.

Langkah percepatan tersebut menandai dimulainya proses perebutan kursi birokrat tertinggi di lingkungan Pemkot Batu. Posisi Sekda dinilai strategis karena menjadi simpul koordinasi birokrasi sekaligus motor penerjemah visi-misi kepala daerah. Penunjukan Eko Suhartono bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan.

Ia mengemban mandat menjaga stabilitas birokrasi sekaligus menyiapkan seluruh tahapan seleksi terbuka Sekda definitif. Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur itu menyebut, peran Pj Sekda bersifat sementara namun krusial. Selain menjalankan fungsi administratif, Pj Sekda juga harus memastikan proses selter berjalan cepat dan akuntabel.

“Tahapannya panjang, dimulai dari pembentukan panitia seleksi. Target kami pekan ini sudah terbentuk,” tegasnya. Menurut Cak Nur, pansel akan beranggotakan lima orang yang berasal dari unsur profesional, akademisi, dan birokrasi. Untuk menjamin independensi, unsur birokrasi tidak diambil dari internal Pemkot, melainkan dari Pemprov Jatim.

Langkah tersebut, kata dia, merupakan upaya menjaga objektivitas dan transparansi seleksi. Dengan komposisi eksternal yang kuat, proses open bidding diharapkan terbebas dari konflik kepentingan internal. “Kami ingin seleksi ini benar-benar terbuka dan profesional. Karena itu unsur birokrasi kami ambil dari provinsi,” ujarnya.

Terkait kriteria calon Sekda definitif, Cak Nur menekankan pentingnya kecakapan manajerial sekaligus kemampuan mengeksekusi kebijakan. Sekda, menurutnya, harus mampu menjadi integrator berbagai kepentingan di birokrasi. “Sekda harus mampu mengintegrasikan perbedaan pemikiran,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Karena bersifat terbuka, seleksi ini diperkirakan akan menarik minat pejabat dari luar daerah. Cak Nur tidak menutup kemungkinan banyak kandidat eksternal ikut bersaing memperebutkan jabatan strategis tersebut. Meski demikian, ia berharap ASN internal Pemkot Batu tetap mampu berkompetisi. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#pansel #sekda #pemkot batu #pkb