Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Molor Dua Bulan, Proyek Drainase Pasar Induk Among Tani Kota Batu Akhirnya Rampung

Fajar Andre Setiawan • Rabu, 28 Januari 2026 | 09:44 WIB
TUNTAS: Pengerjaan drainase di kawasan Pasar Induk Among Tani tuntas pada 23 Januari lalu.
TUNTAS: Pengerjaan drainase di kawasan Pasar Induk Among Tani tuntas pada 23 Januari lalu.

BATU - Proyek peningkatan kapasitas drainase di kawasan Pasar Induk Among Tani akhirnya dinyatakan tuntas Pekerjaan yang dimulai sejak Agustus 2025 itu baru rampung pada Januari 2026, alias molor sekitar dua bulan dari target semestinya. Sementara, sisa pembayaran proyek masih harus menunggu Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026.

Staf Sarana dan Prasarana Pasar Induk Among Tani, Sunari, mengatakan pekerjaan fisik drainase telah selesai sepekan lalu. Pada fase akhir pengerjaan, aktivitas konstruksi sempat dikebut dari pagi hingga malam hari. Namun, proses tersebut juga beberapa kali terkendala faktor cuaca, terutama hujan.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu, Syeh Zaenal Arifin. Ia menjelaskan pekerjaan terakhir yang diselesaikan yakni pemasangan penutup saluran atau cover u-ditch. “Sisa penutup u-ditch sudah tuntas beberapa hari lalu,” katanya.

Atas keterlambatan itu, kontraktor pelaksana dikenai denda sesuai dengan ketentuan kontrak. Zaenal menyebut, proyek peningkatan drainase tidak berdiri sendiri. Pekerjaan itu satu paket dengan perbaikan talang air Pasar Induk Among Tani. Hal itu turut memengaruhi durasi pelaksanaan.

Selain faktor teknis, proyek juga sempat terhenti hampir satu bulan akibat insiden meninggalnya seorang pekerja saat pengerjaan talang air. “Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) untuk paket perbaikan talang air dan drainase ini terbit pada 13 Agustus 2025,” jelasnya. 

Dengan rampungnya proyek tersebut, Pemkot Batu berharap persoalan genangan air dan banjir yang kerap terjadi di kawasan pasar dapat diminimalkan. Sistem drainase yang lebih memadai diharapkan mampu menunjang aktivitas ekonomi pedagang sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung Pasar Induk Among Tani. (dia/dre)

Editor : Aditya Novrian
#Disperkim #pak #kota batu #Pasar Induk Among Tani Batu