Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tiga Titik di Kota Batu Dikepung Longsor dalam Semalam

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 23 Januari 2026 | 09:23 WIB
GERAK CEPAT: Tim BPBD Kota Batu melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto pada Rabu malam lalu (21/1).
GERAK CEPAT: Tim BPBD Kota Batu melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto pada Rabu malam lalu (21/1).

BATU - Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Batu pada Rabu malam lalu (21/1), memicu rangkaian longsor yang hampir terjadi bersamaan di tiga titik berbeda. Dalam hitungan jam, bencana hidrometeorologi itu merusak permukiman warga di kawasan hulu Bumiaji hingga melumpuhkan jalur strategis penghubung Batu-Kediri di kawasan Payung.

Longsor pertama terjadi di RT 02/RW 10 Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji sekitar pukul 19.00. Plengsengan nonteknis setinggi enam meter ambrol setelah tanah kehilangan daya ikat akibat jenuh air. Material longsor dengan panjang sekitar enam meter dan lebar timbunan satu meter menghantam dapur rumah milik Ngariono.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Suwoko, mengatakan petugas langsung memasang safety line dan terpal untuk mencegah longsor susulan. Selainn itu, juga sekaligus menyalurkan bantuan logistik. Kerja bakti darurat dilakukan malam itu pula guna mengamankan area terdampak.

Belum berselang lama, longsor susulan kembali terjadi di lokasi berdekatan. Plengsengan nonteknis setinggi tiga meter dan panjang dua meter ambruk total. Material tanah menutup badan jalan dan sempat mengisolasi aktivitas warga. Tim gabungan BPBD, Damkarmat, dan relawan melakukan pembersihan manual agar akses kembali terbuka.

Sekitar satu jam kemudian, laporan longsor kembali masuk dari Jalan Trunojoyo (Jalur Payung 2). Tebing setinggi lima meter runtuh dan menumpahkan material tanah ke separuh badan jalan. Peristiwa itu menjadikan drainase tersumbat. Insiden ini juga memicu kemacetan panjang karena terjadi pada jam aktivitas lalu lintas. 

“Kami terpaksa menerapkan sistem buka-tutup jalan untuk mengantisipasi longsor lanjutan,” kata Suwoko. Petugas melakukan penyemprotan dan pembersihan agar jalur kembali aman dilalui. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, rangkaian longsor tersebut menguak kerentanan infrastruktur penahan tebing nonteknis di wilayah rawan. (ori/dre)

Editor : Aditya Novrian
#bencana longsor #kota batu #BPBD