Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Bazar Yatim Mandiri Diserbu Pengunjung Car Free Day Mbatu Sae Kota Batu

Fajar Andre Setiawan • Senin, 19 Januari 2026 | 10:33 WIB
LARIS MANIS: Bazar Murah Yayasan Yatim Mandiri Batu diserbu pengunjung CFD Mbatu Sae kemarin pagi (18/1).
LARIS MANIS: Bazar Murah Yayasan Yatim Mandiri Batu diserbu pengunjung CFD Mbatu Sae kemarin pagi (18/1).

BATU - Aktivitas Car Free Day (CFD) Mbatu Sae di Kota Batu kemarin pagi (18/1), tak sekadar menjadi ruang olahraga dan rekreasi warga. Kehadiran bazar pakaian murah yang digelar Yayasan Yatim Mandiri Batu menjelma magnet baru. Ratusan pengunjung memadati lapak sejak pagi.

Mereka memburu pakaian sembari berdonasi untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera. Lapak bazar dipadati warga yang memilih pakaian dari tumpukan baju yang disediakan. Mayoritas barang yang dijual berupa pakaian muslim dewasa. Mulai dari baju koko, kemeja, celana, hingga busana harian.

Antusiasme pengunjung terlihat sejak awal kegiatan hingga menjelang siang. Zisco Yatim Mandiri Batu, Khusnul Walid, mengatakan bazar tersebut dirancang sebagai bentuk bakti sosial dengan konsep donasi terbuka.

“Tujuannya bukan sekadar menyediakan pakaian murah, tetapi menggalang kepedulian untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Momen CFD menjadi momentum yang tepat,” ujarnya. 

Seluruh pakaian yang dijual, lanjut Walid, merupakan barang baru hasil hibah individu maupun perusahaan swasta. Total terdapat sembilan kardus besar, masing-masing berisi sekitar 100 potong pakaian.

Artinya, sekitar 900 potong baju disediakan untuk pengunjung CFD. Menariknya, bazar ini tidak menetapkan harga tetap. Pengunjung bebas membayar sesuai kemampuan dan keikhlasan. “Kami tidak mematok harga. Yang dibayarkan kami anggap sedekah,” jelasnya.

Meski demikian, nominal yang dibayarkan pengunjung umumnya berkisar antara Rp5-10 ribu per potong. Bahkan ada yang membayar lebih sebagai bentuk donasi. Menurut Walid, antusiasme masyarakat cukup tinggi.

Banyak pengunjung membeli lebih dari satu potong pakaian dan secara sukarela menambahkan nominal pembayaran. Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan melalui kantor induk Yatim Mandiri untuk membantu korban bencana di Aceh dan Sumatera.

“Skema seperti ini lebih terasa manfaatnya. Masyarakat mendapat barang layak pakai, sementara korban bencana juga terbantu,” katanya. Ke depan, Yatim Mandiri Batu berencana kembali menggelar kegiatan serupa menjelang Ramadan dan Idul Adha.

“Bentuk kegiatannya akan disesuaikan, termasuk program berbagi dan kurban. Kami ingin membuka ruang donasi yang ringan dan inklusif bagi masyarakat,” imbuhnya.

Salah seorang pengunjung CFD, Supardi, mengaku tertarik dengan konsep bazar tersebut. Ia membeli satu potong pakaian dan membayar Rp30 ribu. “Dapat baju, sekaligus bisa berdonasi. Semoga bermanfaat untuk yang membutuhkan,” ujarnya. (adv/ori/dre)

Editor : Aditya Novrian
#CFD Mbatu Sae #kota batu #bazar