BATU - Cuaca ekstrem kembali memicu bencana di Kota Batu. Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu petang lalu (17/1) menyebabkan tanah longsor di tebing Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. Longsoran di kawasan Payung 2 itu menutup badan jalan dan disertai pohon tumbang.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Suwoko, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 18.30. Tebing setinggi sekitar 15 meter runtuh akibat tanah jenuh air. Material longsor dengan lebar 10 meter menutup akses jalan dan mengganggu arus lalu lintas.
“Longsor tidak hanya terjadi sekali. Sekitar 30 menit kemudian, terjadi longsor susulan di titik yang sama,” ujarnya. Tim BPBD langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan penanganan darurat. Karena volume material cukup besar, proses evakuasi melibatkan alat berat. Selama pembersihan, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup.
Masih di malam yang sama, cuaca ekstrem juga menyebabkan pohon tumbang di Jalan Gunung Banyak, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00. Pohon jenis pinus dengan tinggi sekitar 20 meter dan diameter batang sekitar 30 sentimeter roboh dan menutup badan jalan.
Tim BPBD kembali bergerak cepat melakukan pemotongan dan pembersihan material. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat hingga proses evakuasi selesai sekitar pukul 22.00. Suwoko mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dengan durasi panjang.
Ia meminta warga menghindari aktivitas di kawasan lereng, tebing, maupun lokasi rawan bencana. “Jika menemukan pohon lapuk atau kondisi lereng yang berpotensi longsor, segera laporkan. Kewaspadaan bersama penting untuk meminimalkan risiko,” tegasnya. (ori/dre)
Editor : Aditya Novrian