BATU - Destinasi wisata legendaris Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta tetap eksis dan laris manis selama momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Objek wisata berusia nyaris satu abad itu sukses panen wisata lebih banyak daripada tahun lalu. Total ada 29.175 wisatawan yang berkunjung ke Selecta selama periode high season.
Sementara, tahun lalu jumlah kunjungan hanya berada di angka 24.290 wisatawan. Peningkatannya mencapai 20 persen. Tingginya kunjungan tersebut menegaskan eksistensi sejak 1928 yang masih bertahan hingga kini sekaligus menutup anjloknya jumlah kunjungan wisata secara umum sepanjang 2025 lalu.
Direktur Utama PT Selecta Sujud Hariadi mengatakan kebijakan Work From Anywhere (WFA) cukup menguntungkan. Sebab, periode libur menjadi lebih panjang. Hal itu memungkinkan untuk dimanfaatkan wisatawan untuk melakukan kegiatan wisata lebih lama. Kendati, lonjakan kunjungan destinasi wisata tidak dibarengi tingginya okupansi hotel.
Sujud menyebut secara umum okupansi hotel merosot 20 persen dari tahun lalu. Dia menyampaikan pada malam Natal dan malam tahun baru 2024-2025 lalu, okupansi hotel rata-rata menyentuh 90 persen. Namun, tahun ini angkanya hanya berada dikisaran 70 persen saja.
“Ada pergeran pola wisata masyarakat seiring kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah sejak 2025 lalu,” ujarnya. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua PHRI Kota Batu itu menjelaskan bila efisiensi sangat memengaruhi daya beli masyarakat secara langsung. Itulah mengapa sekarang tren wisata murah begitu diminati.
“Jadi sekarang banyak yang tidak menginap dan memilih wisata dengan biaya akomodasi yang rendah,” imbuhnya. Maka tak heran bila masyarakat Jawa Timur atau Jawa secara umum menjadikan Kota Batu dan Jogjakarta sebagai jujugan. Alasannya, karena aksesnya bisa ditempuh hanya dengan jalur darat yang relatif lebih ekonomis.
Salah seorang wisatawan, Muh Yusran mengaku takjub dengan tata kelola wisata di Selecta yang dianggapnya rapi dan bersih. Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) asal Makassar itu tak heran apabila destinasi legendaris itu tetap diminati meski usianya sudah hampir 100 tahun.
“Kalau di Makassar jarang destinasi wisata yang memfasilitas banyak UMKM bahkan PKL ala street food yang seperti Selecta lakukan,” ujarnya. Yusran menambahkan dengan fasilitas dan konsep integrasi antara taman bunga dengan taman bermain, Selecta cocok untuk jadi pilihan tempat rekreasi keluarga dan bersama pasangan. (ori/dre)
Editor : Aditya Novrian