BATU - Target penerbitan 1.001 sertifikat halal di Kota Batu tahun ini akhirnya tak sekadar tercapai, tetapi malah terlampaui. Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu hingga 18 Desember lalu, sudah ada 1.210 sertifikat halal yang berhasil terbit. Capaian ini menegaskan akselerasi sertifikasi halal di kalangan pelaku usaha, khususnya UMKM.
Lonjakan penerbitan tersebut terjadi dalam waktu relatif singkat. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kota Batu Ahmad Jazuli menyebutkan pada 20 November lalu jumlah sertifikat halal yang terbit masih berada di angka 963. Artinya, dalam kurun kurang dari satu bulan, terdapat penambahan hampir 250 sertifikat.
“Peningkatan ini dipengaruhi sosialisasi yang lebih masif dan kemudahan akses layanan,” ujar Jazuli. Menurutnya, perluasan titik layanan sertifikasi halal menjadi faktor kunci meningkatnya partisipasi pelaku UMKM. Kini, pendaftaran dapat dilakukan melalui Gerai Kemenag Kota Batu yang ada di beberapa titik.
Di antaranya Mal Pelayanan Publik Among Warga, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kantor Kemenag Kota Batu, hingga Kantor Urusan Agama (KUA) di masing-masing kecamatan, yakni Batu, Bumiaji, dan Junrejo. “Pelaku usaha tidak perlu lagi menempuh jarak jauh. Akses yang dekat membuat proses lebih mudah dan cepat,” jelasnya.
Seluruh sertifikat halal yang telah diterbitkan, lanjut Jazuli, sudah dapat diakses pemilik usaha. Sertifikat tersebut dapat diunduh dan dicetak secara mandiri melalui akun masing-masing pelaku UMKM. Hanya sebagian kecil yang diserahkan secara simbolis oleh Satgas Halal Kankemenag Kota Batu.
Dari total 1.210 sertifikat halal yang terbit pada 2025, rinciannya meliputi 24 pendaftar reguler, 39 pendaftar reguler fasilitasi, 1.137 pendaftar melalui skema self declare yang difasilitasi pemerintah, serta 10 pendaftar self declare mandiri. Mayoritas pelaku UMKM memilih jalur fasilitasi agar tidak menanggung biaya pendampingan sendiri.
Jika ditarik secara historis, tren sertifikasi halal di Kota Batu menunjukkan lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, jumlah sertifikat halal yang terbit hanya 83. Angka tersebut melonjak menjadi 1.232 sertifikat pada 2023 dan kembali meningkat menjadi 1.502 sertifikat pada 2024. Meski capaian 2025 berada di bawah tahun sebelumnya, jumlah tersebut tetap tergolong tinggi dan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho