Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pelanggaran Lawan Arah di Kota Batu Marak di Ruas Rawan Kecelakaan

Fajar Andre Setiawan • Minggu, 28 Desember 2025 | 16:59 WIB
MELANGGAR ATURAN: Tiga pengemudi motor nekat melawan arus di Jalan Arumdalu, Desa Songgokerto, Kecamatan Batu beberapa waktu lalu.
MELANGGAR ATURAN: Tiga pengemudi motor nekat melawan arus di Jalan Arumdalu, Desa Songgokerto, Kecamatan Batu beberapa waktu lalu.

BATU - Di tengah tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batu, perilaku melawan arah masih marak terjadi. Fenomen ini terlihat jelas di Jalan Arumdalu, Desa Songgokerto, Kecamatan Batu. Padahal jalan tersebut menjadi salah satu ruas yang tergolong rawan kecelakaan.

Rendahnya kepatuhan pengguna jalan justru tampak kontras dengan kondisi lokasi yang berisiko tinggi. Berdasarkan pantauan wartawan koran ini, jumlah kendaraan yang melawan arah di ruas tersebut nyaris sebanding dengan kendaraan yang melintas sesuai aturan. Padahal, lebar jalan relatif sempit dan berada di jalur yang kerap dilintasi kendaraan besar.

Kombinasi ini meningkatkan potensi kecelakaan. Terutama pada jam-jam padat.

Arifin, pemilik kios di persimpangan Jalan Arumdalu menyebut pelanggaran itu telah menjadi pemandangan sehari-hari. Hampir setiap waktu ada yang melawan arah baik pagi, siang, maupun sore.

Padahal pembatas jalan berupa road barrier dan rambu larangan masuk sebenarnya sudah terpasang. Namun, keduanya kerap diabaikan. Road barrier-nya bahkan sering digeser. Ia menilai motif utama pelanggaran yakni keinginan mempersingkat waktu tempuh. Jika mengikuti arus resmi, pengendara harus memutar lebih jauh.

“Mereka memilih jalan pintas tanpa memikirkan risikonya,” ujarnya. Ironisnya, di lokasi tersebut juga terpasang kamera pengawas (CCTV). Namun, keberadaannya belum efektif menekan pelanggaran. Dalam satu waktu, pelanggaran bahkan dilakukan secara berkelompok.

“Kadang bukan satu motor, bisa tiga sampai lima motor sekaligus,” kata Arifin. Frekuensi pelanggaran meningkat pada sore hari saat lalu lintas padat. Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait. Tanpa rekayasa lalu lintas yang lebih tegas, Jalan Arumdalu berpotensi terus menjadi titik rawan kecelakaan. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#Rawan Kecelakaaan #kota batu #lalu lintas #road barrier