Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Lalu Lintas di Kota Batu Padat, Angka Kunjungan Sentuh 169.246 Wisatawan

Fajar Andre Setiawan • Sabtu, 27 Desember 2025 | 16:00 WIB
PADAT MERAYAP: Kawasan Jalan Semeru menuju Alun-Alun Kota Wisata Batu dipadati kendaraan wisatawan kemarin (26/12).
PADAT MERAYAP: Kawasan Jalan Semeru menuju Alun-Alun Kota Wisata Batu dipadati kendaraan wisatawan kemarin (26/12).

BATU - Lonjakan kunjungan wisatawan pada masa libur Natal mulai berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas utama Kota Batu. Volume kendaraan yang masuk ke kota wisata ini tercatat meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan hari normal. Pantauan di lapangan kemarin (26/12) sekitar pukul 10.30, kepadatan lalu lintas terlihat di beberapa titik strategis, seperti di ruas Jalan Semeru menuju kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu.

Antrean kendaraan mengular hingga aparat kepolisian melakukan penutupan sementara akses menuju Jalan Gajah Mada untuk mengurai kepadatan. Kondisi serupa juga terjadi di jalur Jalan Brantas menuju Kecamatan Bumiaji. Arus kendaraan tampak padat baik dari arah Cangar maupun menuju kawasan Bumiaji. Mayoritas kendaraan didominasi pelat luar daerah, seperti Surabaya, Sidoarjo, Madiun, hingga Yogyakarta.

Perwira Pengendali (Padal) Tim Urai Satlantas Polres Batu Ipda Agus Atang Wibowo menjelaskan, sejak Kamis lalu (25/12) jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Batu diperkirakan mencapai 6.000 unit. Kepadatan mulai terasa sejak pukul 07.00 hingga 14.00. Terdapat empat titik yang menjadi simpul kepadatan, yakni Simpang Tiga Pendem, Simpang Tiga Beji, Simpang Tiga TMP, serta kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu.

“Meski volume kendaraan meningkat signifikan, kami memastikan arus lalu lintas masih terkendali alias tidak sampai terjadi kemacetan total. Kendaraan masih bergerak dengan kecepatan sekitar 20-30 kilometer per jam,” katanya. Ia menambahkan ruas Jalan Pattimura dan Jalan Ir Soekarno relatif lengang. Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, Satlantas Polres Batu menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.

Di antaranya pemasangan banner imbauan jalur alternatif di Jembatan Pendem yang mengarahkan kendaraan kecil ke Jalan Wukir. Banner jalur alternatif juga dipasang di Simpang Tiga Areng-Areng (Dadaprejo) untuk mengarahkan kendaraan menuju kawasan Jeding dan Junrejo, serta di Simpang Tiga Buk Anyar menuju Tugu Gentong, Junrejo. sementara, tim urai lalu lintas difokuskan di kawasan Jalan Ir Soekarno, TMP, dan Alun-Alun.

Seiring kepadatan lalu lintas tersebut, Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mencatat peningkatan signifikan jumlah kunjungan wisata. Kepala Disparta Kota Batu Onny Ardianto menyebut akumulasi kunjungan wisatawan hingga kemarin telah mencapai 169.246 kunjungan. Angka tersebut berasal dari pendataan di 91 jasa akomodasi dan 44 daya tarik wisata.

Rinciannya, sebanyak 35.414 kunjungan tercatat di hotel dan penginapan, sementara 133.832 kunjungan berasal dari destinasi wisata. Namun demikian, Onny menegaskan angka tersebut belum mencerminkan kondisi riil sepenuhnya. Pasalnya, laporan yang masuk baru sekitar 41,24 persen dari total pelaku usaha pariwisata. “Masih ada sekitar 58,76 persen yang belum melaporkan,” jelasnya.

Selain laporan manual, Disparta juga memantau pergerakan wisatawan melalui metode mobile data positioning (MDP), khususnya di kawasan Desa Oro-Oro Ombo, Songgoriti, dan Alun-Alun Kota Wisata Batu. “Puncak kunjungan diprediksi terjadi pada 31 Desember mendatang,” pungkas mantan Kepala Diskominfo Kota Batu itu. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#libur natal #kota batu #lalu lintas #wisatawan