Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

102 Penyandang Disabilitas di Kota Batu Terima Insentif Tahap II

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 25 Desember 2025 | 16:15 WIB
BERI PERHATIAN: Wali Kota Batu Nurochman mengunjungi salah seorang penyandang disabilitas di Kecamatan Bumiaji beberapa waktu lalu.
BERI PERHATIAN: Wali Kota Batu Nurochman mengunjungi salah seorang penyandang disabilitas di Kecamatan Bumiaji beberapa waktu lalu.

BATU - Penyaluran insentif bagi penyandang disabilitas sebagai bagian dari program perlindungan sosial kelompok rentan terus dilanjutkan. Pada tahap kedua ini, 102 penyandang disabilitas kembali menerima bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Penyaluran simbolis dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu kemarin (24/12) kepada dua penerima manfaat. Masing-masing Sri Wulandari, warga Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Sisir, dan Cakra, warga Jalan Diponegoro Gang II, Kelurahan Sisir. Kepala Dinsos Kota Batu Lilik Fariha mengatakan program insentif disabilitas disalurkan dua tahap per tahun.

Tahap pertama telah direalisasikan pada November lalu dengan jumlah penerima sebanyak 102 orang. Sementara pada tahap kedua ini, jumlah penerima tercatat 103 orang, termasuk penerima tambahan akibat pembaruan data. Insentif diberikan sebesar Rp500 ribu per bulan dan dicairkan dua kali dalam setahun.

“Secara akumulatif, setiap penerima memperoleh Rp3 juta,” jelas Lilik. Ia menegaskan, bantuan tersebut bukan sekadar untuk konsumtif, melainkan bagian dari upaya pemerintah daerah menjamin keberlanjutan perlindungan sosial bagi penyandang disabilitas.

Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman menambahkan penyaluran insentif ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam membangun kebijakan yang inklusif dan berkeadilan sosial. Menurutnya, penyandang disabilitas perlu didukung tidak hanya dari sisi pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga dalam aspek pemberdayaan.

“Insentif ini diharapkan bisa menjadi penopang kebutuhan hidup sekaligus mendorong kemandirian dan produktivitas,” ujar wali kota yang akrab disapa Cak Nur itu. Ia juga mendorong penyandang disabilitas untuk terus percaya diri dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Pihaknya juga mengaku akan terus berkomitmen menyediakan ruang bagi kaum disabilitas untuk berkarya. Termasuk melalui fasilitasi pelatihan dan sertifikasi keterampilan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara lebih profesional. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#Penyandang Disabelitas #apbd #dinsos #kota batu