BATU - Kinerja tata kelola arsip di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menunjukkan tren positif. Hasil Pengawasan Kearsipan Internal 2025 mencatat kenaikan nilai rata-rata 5,51 persen dibanding tahun sebelumnya. Capaian tersebut dipaparkan dalam Expose Hasil Pengawasan Kearsipan Internal yang digelar di Hotel Aston Inn kemarin (26/11).
Wali Kota Batu Nurochman menegaskan pengelolaan arsip bukan sekadar administrasi rutin. Namun, bagian penting dalam menjaga memori kebijakan pemerintah. “Setiap keputusan membutuhkan rujukan historis agar dapat dipertanggungjawabkan. Kebijakan yang berangkat dari rekam jejak lengkap akan kuat secara hukum dan tepat sasaran,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Cak Nur memberikan apresiasi kepada 13 arsiparis Kota Batu yang meraih penghargaan tingkat nasional dengan nilai 96,42. Dia juga mengumumkan perangkat daerah dengan capaian terbaik dalam pengelolaan arsip baik kategori SKPD baru maupun lama.
Untuk kategori SKPD baru, Bagian Prokopim menempati posisi pertama dengan nilai 97,81. Disusul Bagian Administrasi Pembangunan dengan 97,51, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan 95,08. Adapun pada kategori SKPD lama, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) mencatat nilai tertinggi 99,46.
Peringkat berikutnya diraih BKPSDM dengan 99,21, serta Diskominfo dengan 98,95. Selain itu, Cak Nur menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah yang masuk kategori pencapaian baik. Di antaranya Bakesbangpol, Dispendukcapil, Bappelitbangda, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Lingkungan Hidup.
“Capaian ini menunjukkan komitmen Pemkot Batu untuk memperkuat tata kelola arsip yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho