Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Dinsos Kota Batu Pulangkan Sembilan Orang Telantar kepada Keluarga

Fajar Andre Setiawan • Senin, 13 Oktober 2025 | 16:46 WIB
TERLANTAR: Salah seorang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) berjalan di kawasan Temas, Kecamatan Batu beberapa hari lalu.
TERLANTAR: Salah seorang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) berjalan di kawasan Temas, Kecamatan Batu beberapa hari lalu.

BATU - Ada sembilan orang terlantar yang berhasil dipulangkan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu kepada keluarga pada September lalu. Terdiri atas lima Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), tiga lansia, dan satu orang tuna wisma. Delapan dari sembilan orang terlantar itu merupakan warga asli Kota Batu sedangkan satu sisanya bukan warga lokal.

Jumlah penanganan orang terlantar alias Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Agustus lalu. Sebab, pada bulan kemerdekaan itu ada 16 orang terlantar yang ditangani TRC Ratusima Dinsos Kota Batu.

Pekerja Sosial (Peksos) Fungsional Dinsos Kota Batu, Atik Kurniawati mengatakan sembilan orang terlantar yang ditangani September mayoritas dari aduan masyarakat. “Ada tujuh yang dari laporan masyarakat dan dua yang dari temuan kami,” ungkapnya.

Dia menegaskan seluruh klien berhasil terdeteksi dan dikembalikan ke keluarga masing-masing. Sehingga tidak ada yang perlu dibawa ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti Sosial milik provinsi. Atik menilai penurunan jumlah orang terlantar merupakan alarm positif.

Sebab itu menjadi salah satu indikasi pelayanan yang sudah baik. Meski begitu, dia tetap akan melakukan pendampingan dan pengawasan mendalam terhadap klien. Fasilitas istirahat sementara bagi klien PPKS berada di shelter sosial Dinsos di Desa Oro-Oro Ombo.

Shelter tersebut menjadi tempat tinggal sementara dan pemeriksaan bagi klien oleh tenaga medis,” terangnya. Klien juga diberikan fasilitas lengkap mulai tempat tidur hingga makanan. Tujuannya memastikan kondisi klien aman dan sehat sebelum dikembalikan ke keluarga.

Klien biasanya tinggal beberapa hari di sana. Baik untuk yang kemudian dipulangkan kepada keluarga maupun yang kemudian dirujuk ke unit yang lebih tinggi seperti ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Rajiman Wediodiningrat Lawang atau UPT lain terkait. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#dinsos #kota batu #odgj #shelter