Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Sambut HUT Ke-24 Kota Batu, Atraksi Wayang Perkusi Pikat Penonton

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 9 Oktober 2025 | 16:17 WIB
ATRAKSI BERBAHAYA: Atraksi fire dance menyita perhatian penonton dalam Festival Padhang Bulan di Sendratari Arjuna Wiwaha pada Selasa malam lalu (8/10).
ATRAKSI BERBAHAYA: Atraksi fire dance menyita perhatian penonton dalam Festival Padhang Bulan di Sendratari Arjuna Wiwaha pada Selasa malam lalu (8/10).

BATU - Amphiteater Sendratari Arjuna Wiwaha dipadati penonton pada Selasa malam lalu (7/10). Mereka antusias menyaksikan pertunjukan wayang perkusi yang ditampilkan seniman lokal Kota Batu. Pertunjukan itu menjadi suguhan spesial Pentas Padhang Bulan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-24 Kota Batu.

Berbagai penampilan membuka jalannya rangkaian kegiatan. Mulai dari seni tari hingga beberapa atraksi fire dance oleh seniman dari sanggar yang ada di Kota Batu. Atraksi tersebut sukses mengundang decak kagum penonton dan riuh tepuk tangan.

Operator Lapangan Pentas Padhang Bulan Luhur Ayom Pamungkas mengatakan gelaran pentas disajikan berbeda dari tahun sebelumnya. Yakni dengan memadukan wayang kulit dan perkusi. “Tentu tujuan kami untuk melestarikan wayang kulit namun dikemas lebih menarik dengan iringan musik,” terangnya.

Kendati begitu, Ayom mengaku tak menghilangkan pakem budaya Jawa dalam gelaran wayang kulit tersebut. Perpaduan itu menunjukkan berkembangnya para seniman atau dalang muda yang adaptif dan inovatif. Dengan begitu, diharapkan dapat menarik generasi muda untuk menikmati cerita wayang.

“Misalnya untuk tema Festival Padhang Bulan yang menceritakan Kisah Rahwana dan Rama Wijaya,” tutur Ayom. Sejumlah sanggar dan seniman turut ambil bagian dalam pertunjukan tersebut. Seperti Ganttaka, Blenggur Company Percussion, B3 Ilustralektrical Percussion, dan Sanggar Surya Laras.

Pertunjukan wayang ditampilkan di dua layar besar di sisi kanan dan kiri panggung utama. Ayom menambahkan, kegiatan pentas bukan hanya sebagai wujud ekspresi. Namun juga sebagai wujud upaya seniman untuk melestarikan budaya. Dengan dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, dirinya berharap budaya lokal selalu menjadi atensi. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#pemkot #kota batu #hut #festival