BATU - Rest area di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji kini ditutup sementara. Pembangunan bertahap kembali dilakukan. Area istirahat itu memang terus dilakukan pembangunan bertahap sejak 2021 lalu. Kendati begitu, rest area tersebut sebenarnya belum pernah dibuka secara resmi.
Namun, memang banyak warga yang telah memanfaatkan area tersebut untuk sekadar nongkrong. Seperti yang tampak beberapa hari lalu. Banyak orang yang berkerumun di sana meski sudah dipasang papan larangan parkir dan berjualan. Perbaikan yang dilakukan saat ini meliputi pembangunan toilet, pemasangan paving, dan pemasangan plengsengan.
Ada sumber anggaran yang digunakan untuk pembangunan rest area tersebut. Yakni dari dana desa dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Daerah (BHP). Anggaran pembangunan toilet mencapai Rp 532 juta dari dana desa. Untuk plengsengan utara II rest area anggarannya Rp 212 juta.
Sementara, untuk plengsengan selatan III rest area anggarannya Rp 188 juta. Kepala Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Hening Trisunu menyebut dua proyek pembangunan itu anggarannya bersumber dari SiLPA BHP. Dia mengatakan rest area memang kerap digunakan tempat kumpul anak-anak muda.
Mereka biasanya berkumpul menjelang sore untuk mengabadikan momen senjaa atau matahari terbenam. Itulah mengapa rest area tersebut tetap ramai kendati telah dipasang papan larangan berkumpul di sana. “Kami sudah sering peringatkan secara lisan juga,” terang Hening.
Pengerjaan rest area bakal selesai Desember mendatang. Proyek pembangunan di tanah desa seluas 9 ribu meter persegi itu akan terus berlanjut sampai beberapa tahun ke depan. “Kami sudah siapkan masterplan (rencana induk) pembangunan rest area untuk tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.
Terpisah, Rizki Vinaima mengaku sengaja berhenti sejenak untuk mengabadikan pemandangan dia sekitar rest area tersebut. Perempuan 22 tahun itu mengaku baru saja pulang dari Coban Talun, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. “Tempatnya (rest area) memang strategis dan pemandangannya bagus di sini,” pungkasnya. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho