BATU - Sebanyak 13 kelompok kesenian dari Malang Raya tampil memukai dalam Festival Jaranan 2025 di Sendratari Arjuna Wiwaha pada Minggu malam lalu (28/9). Ada dua kategori seni jaranan yang ditampilkan yakni pegon dan dor. Pegon diikuti kelompok seni dari Kota Batu. Sedangkan, dor diikuti kelompok seni baik dari Kota Batu maupun Kabupaten Malang. Seperti dari Kecamatan Pujon dan Kecamatan Ngantang.
Festival ketiga yang digelar atas kerja antara komunitas seni, dewan kesenian, dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu itu tahun ini mengusung tema Melestarikan Budaya, Menguatkan Identitas. Artinya festival itu menjadi saranan hiburan sekaligus upaya pelestarian. Sebab, kesenian selalu memuat ajaran baik yang bernilai luhur. Nilai itulah yang diharapkan bisa diinternalisasi sebagai indentitas masyarakat lokal sebuah daerah.
Ketua Panitia Festival Jaranan Ketiga 2025 M Yunistira Muslim A Y mengatakan konsep pertunjukan terus berkembang sejak festival perdana pada 2023 lalu. Dia mengatakan ada 30 seniman yang terlibat sebagai panitia. Persiapan festival dilakukan sejak Agustus lalu selama sebulan penuh. "Alhamdulillah acara berlangsung lancar sesuai dengan yang kami persiapkan,” ungkap Yahya setelah acara.
Dia memastikan festival jaranan akan menjadi event rutin tahunan. Mengingat kesenian jaranan berkembang pesat di Kota Batu dan sekitarnya. Ke depan pihaknya juga akan terus melakukan inovasi baru. "Tujuannya agar kesenian terus menjadi sarana hiburan yang relevan bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho