Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pelebaran Jalan Dewi Sartika Mulai Berprogres

Fajar Andre Setiawan • Senin, 1 September 2025 | 16:43 WIB
BERPROSES: Pembongkaran paving di Jalan Dewi Sartika untuk pelebaran jalan terus berprogres.
BERPROSES: Pembongkaran paving di Jalan Dewi Sartika untuk pelebaran jalan terus berprogres.

BATU - Pelebaran Jalan Dewi Sartika mulai berprogres. Paving trotoar di depan Pasar Induk Among Tani Batu sudah dilakukan pembongkaran. Rencananya trotoar itu bakal digeser untuk pelebaran jalan. Sebagai ganti, drainase terbuka nantinya akan ditutup box culvert dan menjadi trotoar yang baru. 

Proyek tersebut sebenarnya sudah dilakukan sejak Juli lalu. Namun, prosesnya sempat terhambat perbaikan anggaran dan surat dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur. Alasannya karena aset Pasar Induk Among Tani belum diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.

Sampai akhirnya proyek pelebaran Jalan Dewi Sartika baru bisa dimulai 1 Agustus lalu. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu Alfi Nurhidayat mengatakan molornya pengerjaan proyek tersebut berakibat mundurnya target penyelesaian. Dari semula ditarget tuntas akhir September ini menjadi November mendatang.

Dia mengatakan akselerasi penyelesaian pelebaran jalan itu sangat mungkin dilakukan. Namun, dia menilai hal itu tidak perlu dilakukan. Mengingat waktu yang tersisa pada tahun anggaran ini masih cuku panjang. “Proyeksi waktu yang dibutuhkan untuk pengerjaan secara normal masih cukup,” ungkapnya.

Alfi menyampaikan pengerjaan dilakukan pada malam hari. Tujuannya untuk menghindari potensi kemacetan yang bisa saja terjadi. Namun, dia juga mengungkapkan penambahan jam kerja juga sangat mungkin dilakukan. Dia menambahkan pelebaran jalan dilakukan untuk mengakomodasi bus besar yang kapasitasnya ditaksir mencapai 20 armada. 

“Untuk trotoar akan dibangun di atas drainase terbuka sepanjang 700 meter,” ujarnya. Selain itu, drainase di depan pasar juga bakal ditutup untuk dijadikan jalan raya. Lebarnya 2,5 meter mengarah ke dalam pasar. Box culvert akan terpasang di depan pasar induk  sepanjang 225 meter.

Sementara itu, perwakilan Kontraktor, Aris mengatakan pada tahap permulaan dia mengerahkan tiga pekerja untuk pembongkaran paving. Selanjutnya, penambahan tukang bakal dilakukan untuk memulai pekerjaan utama. Proyek tersebut bakal menelan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar. “Kami tuntaskan dalam 90 hari kerja,” pungkasnya. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#DPUPR #pemkot #pelebaran jalan #batu