Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

PKL Liar Mulai Menjamur di Kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 22 Agustus 2025 | 16:10 WIB
PERLU DITERTIBKAN: Beberapa pedagang liar berjualan di tepi jalan sekitar Alun-Alun Kota Wisata Batu beberapa hari lalu.
PERLU DITERTIBKAN: Beberapa pedagang liar berjualan di tepi jalan sekitar Alun-Alun Kota Wisata Batu beberapa hari lalu.

BATU - Kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu mulai disatroni Pedagang Kaki Lima (PKL) liar. Mereka tampak melapak di tepian jalan alun-alun. Mulai dari Jalan Agus Salim hingga Jalan Gajah Mada. Tentu saja mereka tak mengantongi izin resmi untuk berjualan di sana. Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu sudah memusatkan PKL di sisi selatan.

Selain merusak estetika kota, keberadaan PKL liar di sana juga mengganggu kenyamanan wisatawan. Sebab, wisatawan tidak bisa leluasa berjalan karena terhalang aktivitas PKL liar tersebut. Mereka biasanya mulai muncul sekitar pukul 17.00 sampai dini hari. Otomatis keberadaan mereka juga dikeluhkan PKL resmi alun-alun.

Ketua Umum Paguyuban PKL Alun-Alun Kota Batu Puspita Herdysari mengaku tak dapat mengontrol menghalau mereka. Meski PKL liar jelas-jelas menyalahi aturan seperti dengan berjualan di trotoar. Padahal, seharusnya trotoar menjadi area steril dari PKL. “Cukup mengganggu dan kasihan juga dengan PKL yang sudah tertib aturan,” jelasnya.

Dirinya berharap Pemkot Batu segera mengambil langkah tegas. Sehingga kondusivitas Alun-Alun Kota Wisata Batu tetap terjaga. Mengingat jumlah kunjungan wisata selalu membeludak pada akhir pekan dan hari libur. Kondisi itu juga berpotensi membahayakan wisatawan yang melintas di badan jalan.

“Sekitar tiga haru lalu memang sudah ada laporan. Katanya pemerintah segera melakukan penindakan,” ujar wanita yang akrab disapa Pipit itu. Dia menegaskan hanya ada 537 PKL yang terdata dan resmi mengantongi izin berjualan di kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu. Belum ada tambahan PKL baru hingga saat ini.

Pipit berharap Pemkot Batu membentuk satgas untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan. Itu sekaligus mencegah adanya kecemburuan sosial di antara PKL. Apalagi, dalam waktu dekat Pemkot Batu akan segera merevitalisasi kawasan tersebut. Untuk itu, perlu ada tindakan tegas yang diberikan kepada PKL-PKL liar tersebut. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#pedagang kaki lima (PKL) #Alun alun #kota wisata batu #pemkot batu #Ditepi Jalan