JUNREJO - Kondisi pondasi jembatan penghubung antara Kecamatan Junrejo, Kota Batu dengan Kecamatan Dau, Kota Batu semakin memprihatinkan. Sebab, sudah banyak konstruksinya yang keropos.
Perbaikan jembatan tersebut sudah kerap diajukan. Baik ke Pemerintah Kota (Pemkot) Batu maupun ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Namun keduanya saling tarik ulur kewenangan.
Alhasil, warga Junrejo melakukan perbaikan secara mandiri kemarin (22/6). Warga setempat juga dibantu koramil, polsek, dan satlinmas Junrejo. Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu juga turut terlibat dalam perbaikannya.
Kepala Desa Junrejo Andi Faisal Hasan menyebut kerusakan jembatan tersebut sudah terjadi sejak empat bulan terakhir. Jika debit air sungai naik, konstruksi pondasi penyangganya akan semakin tergerus.
“Kerusakannya sepanjang sembilan meter,” ujarnya. Andi menyampaikan jembatan tersebut menjadi akses penghubung ke Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Anggaran perbaikan akhirnya menggunakan dana desa sebesar Rp 10 juta.
Dana tersebut sebenarnya dialokasikan untuk kedaruratan bencana. Namun, melihat kondisi yang rawan memakan korban, Andi memutuskan untuk mengalihkan alokasi dana untuk perbaikan jembatan.
“Kami belikan material semen, pasir, dan besi beton,” katanya. Selain itu, BPBD juga memberikan bantuan logistik. Andi berharap langkah itu bisa membuat sinergi antar pemerintah daerah semakin erat. Sehingga tidak ada lagi tarik ulur kewenangan. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho