KOTA BATU - Rencana Pemkot Batu merehabilitasi Stadion Gelora Brantas bakal ditunda untuk sementara waktu.
Itu karena stadion tersebut terpilih sebagai venue pertandingan Liga 4 putaran nasional.
Sebelumnya, Pemkot Batu ingin menuntaskan proses rehabilitasi pada bulan ini.
Baca Juga: PSSI Jatim Sebut Stadion Brantas Tak Layak
Itu sebagai salah satu persiapan menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025.
Rencana rehabilitasi tersebut juga sudah dibahas bersama KONI Kota Batu.
Pemkot Batu juga menunjukkan komitmennya dengan mengalokasikan anggaran Rp 200 juta.
Meski molor dan berpotensi batal, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto tetap optimistis rehabilitasi bakal tetap berjalan.
Baca Juga: Lima Pengantre Pertama di Bazar Murah Stadion Gelora Brantas Dapat Sembako Gratis
”Untuk sementara kami fokus ke pertandingan (Liga 4) dan mengikuti alur dulu,” kata dia.
Dengan begitu, proses rehabilitasi baru bisa berjalan jika pertandingan Liga 4 tuntas.
Untuk diketahui, Liga 4 putaran nasional itu akan berlangsung hingga 27 Mei mendatang.
Sementara, Porprov Jawa Timur IX 2025 dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni hingga 5 Juli 2025 mendatang.
Bila ingin melakukan rehabilitasi, pemkot hanya memiliki waktu kurang dari sebulan.
”Kami tetap optimistis bisa selesai karena rehabilitasinya juga tidak besar,” terangnya.
Rencananya, proses rehabilitasi Stadion Gelora Brantas difokuskan untuk menata ulang rumput yang akan digunakan cabang olahraga (cabor) sepak bola.
Sebab, sebelumnya lapangan di sana menuai beberapa kritikan karena dianggap tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP) KONI.
Baca Juga: Pemkot Anggarkan Rp 500 Juta untuk Perawatan Stadion Brantas Kota Batu
Apabila nanti waktu rehabilitasi kurang, Heli menyebut jika stadion tersebut akan dimanfaatkan untuk cabor lain.
Yakni Horseback Archery (HBA) atau berkuda panah.
”Kami tunggu saja, tapi saya masih yakin masih bisa mengejar waktu,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Manajer Persikoba itu. (ori/by)
Editor : A. Nugroho