Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Grebeg Ketupat Kota Batu 2025, Animo Tetap Tinggi meski Hujan

Fajar Andre Setiawan • Sabtu, 12 April 2025 | 23:00 WIB

Ribuan warga berebut Tumpeng Ketupat Agung dalam acara Grebeg Ketupat di Alun-Alun Kota Wisata Batu kemarin (11/4) (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU).
Ribuan warga berebut Tumpeng Ketupat Agung dalam acara Grebeg Ketupat di Alun-Alun Kota Wisata Batu kemarin (11/4) (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU).

BATU - Animo masyarakat Kota Batu tetap tinggi untuk mengikuti acara Grebek Ketupat Syawal 1446 Hijriah meski diguyur hujan kemarin (11/4).

Ribuan orang memadati area sisi barat AlunAlun Kota Wisata Batu.

Mereka tampak antusias menantikan tradisi tahunan tersebut.

Baca Juga: Pertama Digelar di Kota Batu, Grebeg Kupat Tumpeng Syawalan Berlangsung Meriahkan  

Sebelum tiba di AlunAlun Kota Wisata Batu, Tumpeng Ketupat Agung dan beragam hasil bumi diarak dari pendopo Rumah Dinas Wali Kota Batu.

Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu Onny Ardianto mengatakan ini merupakan tahun kedua pelaksanaan Grebeg Ketupat.

Event yang akan dipertahankan sebagai tradisi merupakan simbol rasa syukur, persaudaraan, dan upaya pelestarian warisan budaya.

Ada beberapa jenis tumpeng yang diarak dan disajikan kepada masyarakat.

Yakni tumpeng ketupat, tumpeng sayur dan buah, serta tumpeng doorprize.

Baca Juga: Tradisi Halal Bihalal, Momen Silaturahmi dan Saling Memaafkan di Indonesia saat Lebaran

Tumpeng itu diperebutkan masyarakat secara gratis setelah mencapai finish di Alun-Alun Kota Wisata Batu.

Selain itu, Pemkot Batu juga menyediakan ketupat dan sayur siap makan dalam kemasan untuk dibagikan kepada masyarakat juga.

“Kami juga memberikan 100 doorprize yang berisi hadiah untuk masyarakat,” kata Onny.

Grebeg Ketupat Syawal 1446 Hijriah imeriahkan dengan iringiringan pawai budaya dan kesenian Kota Batu.

Ada 300 kelompok seni yang terlibat.

Mulai dari drum band, atraksi terbang jidor, kereta perkusi, hingga taritarian.

Onny berharap kegiatan tersebut memberikan kesan positif bagi masyarakat.

Termasuk para wisatawan yang turut serta dan menyaksikan langsung acara tersebut.

Baca Juga: Bakal Ada Pertunjukan Seni dan Budaya di Alun-Alun Kota Batu

“Harapan kami bisa meningkatkan ukhuwah islamiah dan angka kunjungan wisata,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Batu Nurochman mengapresiasi acara tersebut.

Dia berharap event itu dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami ingin ini menjadi tradisi baik yang bisa memberikan kebahagiaan dan menciptakan kebersamaan untuk warga Kota Batu,” pungkasnya. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#tradisi syawalan #budaya indonesia #kota batu #Grebeg Ketupat #event wisata