Banyak Pekerja yang Sudah Resign demi Persiapan
BATU - Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) bisa sedikit lega lantaran jadwal pengangkatan mereka tidak jadi molor.
Namun, CASN tetap harap-harap cemas menanti kepastian tanggalnya.
Maklum, banyak yang mengaku sudah resign dari tempat kerjanya untuk melakukan persiapan.
Apalagi CASN yang diterima di luar daerah tempat tinggalnya.
Seperti yang dialami salah seorang CASN dari Kota Batu Yusril (bukan nama sebenarnya).
Dia mengaku lega dengan jadwal pengangkatan yang dimajukan.
Dia berharap pemerintah segera merilis tanggal pastinya terkait pengangkatan tersebut.
“Kebetulan saya diterima di luar Pulau Jawa. Jadi perlu waktu untuk persiapan ke sana,” jelasnya.
Yusril mengaku sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya pada Januari lalu.
Tepat setelah pengumuman yang menyatakan dirinya diterima sebagai CASN.
Walupun akan diangkat bulan Juni nanti, dirinya tetap mengaku khawatir.
Sebab, saat ini dia tak punya lagi sumber penghasilan untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari.
“Saya berharap pemerintah komitmen dengan jadwal yang sudah disampaikan. Sebab, banyak rekan CASN yang juga telah resign dari tempat kerjanya untuk persiapan menuju daerah penerimaan masing-masing,” tegas pria asal Desa Sidomulyo itu.
Sebelumnya, CASN rencanya akan dilantik 2026 mendatang.
Setelah menuai protes dari sejumlah pihak, Menteri Sekretaris Negera (Mensesneg) Prasetyo Hadi akhirnya mengumumkan bila CASN akan dilantik tahun ini pada Senin lalu (17/3).
Baik untuk CPNS maupun PPPK.
Sebelumnya, pengangkatan CPNS bakal digelar pada Oktober mendatang.
Namun, kini dimajukan di bulan Juni.
Sementara, calon PPPK yang semula akan diangkat pada Maret 2026, diajukan menjadi Oktober tahun ini.
Penyesuaian jadwal tersebut berdasar keputusan bersama pemerintah dan Komisi II DPR RI di Rapat Dengar Pendapat pada Rabu lalu (5/3).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BK PSDM) Kota Batu Santi Restuningsasi mengaku masih menunggu kepastian jadwal pengangkatan itu.
Sebab, proses seleksi sudah tuntas dilakukan.
“Total ada 250 CASN yang sudah lolos seleksi,” ungkapnya.
Dari total itu, sebanyak 50 orang merupakan CPNS dan 200 orang merupakan calon PPPK periode pertama.
Sedangkan, seleksi PPPK periode kedua masih berjalan.
Berdasar Kepmen PANRB tentang Mekanisme Seleksi PPPK Tahun Anggaran 2024, CASN yang merupakan tenaga honorer tetap aktif bekerja sebagai tenaga honorer sampai pengangkatan.
“Termasuk penggajiannya masih menggunakan besaran Rp 2,4 juta selama belum diangkat,” papar Santi.
Gaji tersebut otomatis masih ditanggung Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui APBD. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho