BATU - Operasional shuttle bus wisata di Kota Batu tak sebatas wacana.
Satu unit armada sudah diuji coba kemarin (17/3).
Proses uji coba tersebut bertujuan mengetahui kelayakan operasional, kenyamanan, dan keamanan shuttle bus sebelum diluncurkan untuk umum.
Bus dengan model Jetbus Transit itu memiliki panjang 9 meter, lebar 2,1 meter, dan tinggi 3 meter.
Jarak antara bodi dengan jalan hanya setinggi 35 cm.
Ukuran yang tak terlalu besar dan rendah dinilai cocok dengan jalanan Kota Batu.
Keunggulan shuttle bus itu yakni menggunakan suspensi coil spring.
Sehingga lebih nyaman dan stabil.
Bus tersebut akan diujicobakan pada libur Lebaran mendatang.
Yakni mulai 2-7 April.
Penumpang bisa mengaksesnya secara gratis.
Rute uji cobanya dimulai dari Terminal Kota Batu, menuju Museum Angkut, kemudian ke Deduwa Oleh-Oleh, Alun-Alun Kota Batu, dan kembali ke Terminal Kota Batu.
Rute itu dipilih karena mencakup titik-titik strategis yang sering dikunjungi wisatawan dan warga setempat.
Wali Kota Batu Nurochman mengatakan moda transportasi tersebut merupakan hasil karya karoseri Adi Putro, Kota Malang.
Bus tersebut memiliki kapasitas maksimal 30 penumpang.
Pengadaan shuttle bus itu bertujuan menyediakan transportasi umum yang terintegrasi.
Dia mengaku suasana di dalam bus sangat nyaman.
Apalagi dengan desain full kaca.
Penumpang akan bisa menikmati keindahan Kota Batu di setiap sudutnya.
Sehingga wisatawan dapat melihat keindahan Kota Batu selama perjalanan.
Cak Nur, panggilannya, menjelaskan rute yang dilewati nantinya akan melewati semua objek wisata dan pusat keramaian yang ada di Kota Batu.
Sehingga memudahkan mobilitas wisatawan dan masyarakat.
Keberadaan shuttle bus akan mengurangi kemacetan di kawasan wisata.
Moda transportasi yang aman dan nyaman diharapkan mampu memberikan kesan positif dan mendongkrak angka kunjungan wisata.
Lebih lanjut, Kapolres Batu Andi Yudha Pranata menjelaskan proses uji coba juga bertujuan untuk melakukan ramp check dan uji KIR secara berkala saat operasi onalnya nanti.
Hasil evaluasi akan digunakan sebagai bahan perbaikan layanan.
Mulai dari keamanan kursi penumpang, kapasitas, hingga rute looping yang akan di tempuh.
Andi menyebut shuttle bus akan mengkoneksikan tiga lokasi sekaligus.
Yakni pusat oleh-oleh, tempat wisata, dan hotel. (ori/iza/dre)
Editor : A. Nugroho