BATU - Sebanyak 500 anak yatim dan keluarga prasejahtera di Kota Batu menerima bantuan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) di Gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Tani kemarin (5/3).
Bantuan tersebut diberikan langsung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof Dr KH Ali Maschan Moesa menyampaikan, ada 18 daerah yang menjadi target penyaluran bantuan dan ZIS se-Jawa Timur tahun ini.
Salah satunya Kota Batu.
Dengan jumlah penerima sebanyak 500 orang untuk kota dan 1.000 orang untuk kabupaten.
Total dana ZIS yang disalurkan mencapai Rp 4 miliar untuk 18 daerah tersebut.
Masing-masing pemenerima akan mendapat uang santunan sebesar Rp 150 ribu, uang transport Rp 25 ribu, dan perlengkapan sekolah bagi anak yatim.
“Semoga bantuan itu bisa memberikan sedikit kebahagiaan untuk penerima,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kota Batu Abu Sofyan mengatakan bantuan dana ZIS di Kota Batu juga disalurkan ke pada penyandang disabilitas dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Rinciannya yakni 122 disabilitas dan lima pelaku UMKM.
“Si sanya merupakan anak yatim dan keluarga prasejahtera,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman terus mendorong optimalisasi penghimpunan dana ZIS melalui BAZNAS.
Pihaknya meminta Apa ratur Sipil Negara (ASN) untuk lebih aktif berzakat, berinfaq, dan bersedekah.
“Kami sedang menyusun penerbitan surat edaran (SE) untuk meningkatkan kepatuhan ASN dalam membayar ZIS,” ungkapnya.
Dengan demikian, jumlah ZIS ke depannya dapat meningkat dan bisa menyasar lebih banyak penerima.
Sehingga, kesejahteraan masyarakat Kota Batu dapat turut meningkat.
“Ini merupakan bagian kepedulian kami terhadap nasib masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho