Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pedagang Pasar Induk Among Tani Minta Tambahan Jam Malam selama Puasa

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 20 Februari 2025 | 00:20 WIB
JUJUGAN KULINER: Beberapa pengunjung sedang menikmati kuliner Blok 3 Pasar Induk Among Tani Batu kemarin.
JUJUGAN KULINER: Beberapa pengunjung sedang menikmati kuliner Blok 3 Pasar Induk Among Tani Batu kemarin.

BATU - Pedagang kaki lima (PKL) di zona kuliner Pasar Induk Among Tani ingin tetap berjualan saat Ramadan nanti.

Tentu itu butuh penyesuaian jam operasional.

Dari pagi sampai sore menjadi sore sampai malam.

Sehingga, zona kuliner pasar induk bisa menjadi pilihan masyarakat untuk ngabuburit atau menunggu azan magrib untuk buka puasa.

Koordinator PKL Zona Kuliner Pasar Induk Among Tani Batu Kinun Aurimak mengatakan penyesuaian jam operasional perlu dilakukan.

Itu untuk menghindari penurunan omzet yang signifikan.

Sebab, sudah dipastikan pembeli akan berkurang drastis pada saat puasa Ramadan.

“Kami berharap bisa buka maksimal pukul 22.00,” ungkapnya.

Dirinya menyebut nyaris semua PKL punya harapan yang sama.

Kinun mengaku sudah menyampaikan permintaan itu ke UPT Pasar Induk Among Tani Batu.

Namun, pihaknya masih belum mendapat jawaban.

“Masih menunggu kalau seluruh pedagang sudah setuju, sepertinya akan di-acc,” tegas Kinun.

Terpisah, Kepala UPT Pasar Induk Among Tani Batu Gadis Dewi Primandhasari mengaku belum ada komunikasi terkait permintaan tambahan jam tersebut.

Kendati begitu, Gadis menilai penambahan jam operasional sah-sah saja.

“Memungkinkan juga sebab tidak ada benturan dengan jadwal pedagang lain,” jelasnya.

Wanita asal Blitar itu masih menunggu jika ada perwakilan pedagang yang menyampaikan keinginannya itu.

Sebab, pihaknya perlu mendiskusikannya sejumlah pihak.

Itu kaitannya dengan tambahan petugas keamanan dan kebersihan yang juga harus stand by sampai malam.

“Perlu koordinasi lanjut dengan pimpinan juga,” tandas Gadis. (ori/dre)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kota batu #pedagang pasar induk among tani #Pasar Induk Among Tani Batu