BATU - Pedagang Kaki Lima (PKL) di zona kuliner Pasar Induk Among Tani Batu minta jam tambahan operasional.
Mereka ingin bisa berjualan hingga malam hari.
Sejauh ini operasional pedagang di sana mulai pukul 08.00-16.00 saja.
Para PKL kerap terpaksa menolak orderan pembeli lantaran jam operasional sudah habis.
Padahal pengunjung pasar induk saat sore hari masih lumayan banyak.
Koordinator PKL Zona Kuliner Pasar Induk Among Tani Batu Kinun Aurimak mengaku keinginan itu tak mewakili semua PKL yang ada.
Namun, ia memastikan setidaknya 50 persen PKL di sana berharap yang sama.
Yakni bisa buka sampai malam.
Kinun berharap UPT pasar induk bisa memberikan kesempatan untuk uji coba.
Jika itu berhasil, dia yakin pedagang lain akan ikut buka hingga malam juga.
Dia menyampaikan beberapa pedagang yang tidak ikut bersuara kebanyakan karena khawatir terkait parkir.
Apalagi pedagang pasar pagi sudah mulai beroperasi sejak pukul 00.00.
Bahkan, sering lebih awal dari itu.
Imbasnya yakni pada area parkir yang terbatas.
Saat operasional pasar pagi, area belakang sudah tidak bisa digunakan parkir lagi.
Sebab, akan digunakan sebagai tempat jualan mereka.
Sehingga, tersisa area depan saja untuk parkir.
Sementara, banyaknya pedagang pasar pagi sudah membuat parkir area depan jadi penuh.
“Kalau parkir pengunjung jauh, pasti akan memengaruhi minat kunjungan juga,” ujarnya.
Itu bisa membuat operasional pasar induk sampai malam menjadi sia-sia.
Untuk itu Kinun berharap hall pasar bisa dimanfaatkan untuk area parkir juga.
Dengan begitu, hall bisa menjadi area parkir khusus pedagang pasar pagi.
Kalau parkir pengunjung jauh, pasti akan memengaruhi minat kunjungan juga,” ujarnya.
Itu bisa membuat operasional pasar induk sampai malam menjadi sia-sia.
Untuk itu Kinun berharap hall pasar bisa dimanfaatkan untuk area parkir juga.
Dengan begitu, hall bisa menjadi area parkir khusus pedagang pasar pagi.
Sementara, parkir pengunjung bisa menggunakan area yang semestinya.
Dengan begitu pengunjung tidak perlu khawatir lagi harus parkir jauh.
Lebih lanjut, dia menyebut usulan tambahan jam operasional itu tentu saja dalam rangka meningkatkan pendapatan PKL di sana.
Menurutnya itu tak hanya berimbas pada PKL di zona kuliner saja. (iza/dre)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana