Kunjungan Wisawatan Hanya Sentuh 1 Juta Saja
BATU - Perputaran roda perekonomian Kota Batu saat momen Natal dan tahun baru (Nataru) tentu semakin pesat.
Apalagi dengan datangnya jutaan wisatawan.
Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mencatat perputaran ekonomi selama Nataru mencapai Rp 600 miliar.
Sementara, angka kunjungan wisata menyentuh satu juta lebih.
Kepala Disparta Kota Batu Arief As Shiddiq mengatakan angka kunjungan wisata itu merupakan hasil perhitungan kasar dari 14-31 Desember 2024 lalu.
Dia menyebut angka kunjungan wisata di Alun-Alun Kota Wisata Batu saja mencapai 146 ribu wisatawan.
“Kalau ditotal dengan destinasi lain angkanya mencapai 1.036.735 wisatawan,” ujarnya.
Itu artinya, estimasi kunjungan per harinya mencapai 609.844 wisatawan.
Arief memperkirakan rata-rata pengeluaran tiap wisatawan mencapai Rp 1,037 juta tiap orang per harinya.
Jika itu dilakukan dengan angka kunjungan wisata, perputaran ekonomi yang terjadi mencapai Rp 600 miliar.
Meski tampak sangat besar, perputaran ekonomi yang terjadi jauh dari perkiraan sebelumnya.
Arief memprediksi angka kunjungan wisata bisa tembus 2 juta.
Itu artinya, perputaran ekonomi seharusnya bisa dua kali lipat lebih besar daripada yang terjadi saat ini.
Kendati begitu, rata-rata pengeluaran wisatawan tiap harinya cenderung meningkat.
Tahun lalu, tiap wisatawan per harinya hanya menghabiskan sekitar Rp 821 ribu saja.
Artinya, tahun ini ada peningkatan pengeluaran sebanyak Rp 180 ribu lebih.
Peningkatan pengeluaran itu akibat lonjakan harga bahan pokok dan beberapa harga lainnya.
Beberapa pengeluaran wisatawan yakni untuk kebutuhan akomodasi penginapan, tiket wisata, kuliner, hingga oleh-oleh.
Bahkan, para wisatawan juga kerap memanfaatkan jasa lain seperti sewa kendaraan.
Arief menambahkan, melesetnya perhitungan target itu lantaran penurunan kondisi ekonomi secara makro. (ori/dre)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana