Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Spek Beda, DLH Sebut Harga Bianglala Tidak Bisa Dibandingkan  

Kholid Amrullah • Senin, 29 Juli 2024 | 15:00 WIB

 

MANGKRAK: Wahana bianglala di Alun-Alun Kota Batu yang tidak beroperasi membuat sejumlah wisatawan kecewa.
MANGKRAK: Wahana bianglala di Alun-Alun Kota Batu yang tidak beroperasi membuat sejumlah wisatawan kecewa.

BATU – Anggaran pengadaan bianglala di Alun-Alun Batu yang menjadi sorotan publik karena dinilai terlalu mendapat tanggapan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Muji Dwi Leksono mengatakan, dua model bianglala yang diajukan masih sebatas penawaran, belum tentu harganya senilai itu. Dia menjelaskan bila dua model tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda. Terutama dari segi ukuran dan banyaknya kabin. Untuk bianglala dengan harga Rp 9,7 miliar memiliki diameter 49 meter dengan 28 kabin.

Sedangkan, untuk yang seharga Rp 13,5 miliar memiliki diameter 52 meter dengan 32 kabin. Muji mengaku bila harga-harga tersebut masih sebatas penawaran. Selain itu, ia menilai harga bianglala yang ditawarkan itu sudah sesuai dengan spesifikasi yang ada. Sehingga, tidak bisa dibandingkan dengan bianglala lain yang speknya berbeda.

“Diameter bianglala yang kami tawarkan lebih besar. Sehingga speknya juga berbeda dengan bianglala yang pernah ada di Kota Batu,” ungkapnya. Lebih lanjut, Muji juga mengatakan penghitungan waktu pengadaan juga turut menjadi pertimbangan. Tentu saja harga bianglala saat ini dengan harga bianglala tahun-tahun sebelumnya juga tidak sama  alias bertambah mahal.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Khamim Tohari tetap meminta Pemkot Batu melakukan kajian ulang terkait harga bianglala yang diajukan. Karena, ia anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan bianglala terlalu besar. Bahkan, Khamim menyarankan agar pengadaan bianglala bisa menggandeng pihak ketiga. “Itu anggaran begitu besar, jadi jangan main-main,” ungkapnya.

Lebih lanjut pihaknya meminta agar Pemkot Batu menjelaskan secara detail terkait penggunaan anggaran yang sudah diajukan tersebut. Sebab, kalau dibandingkan dengan bianglala lainnya yang ada di Kota Batu selisih harganya cukup banyak. Khamim juga meminta agar ada opsi model bianglala lainnya yang lebih representatif dengan kemampuan anggaran Kota Batu. (dre/lid)

 

 

 

Editor : Kholid Amrullah
#DLH #alun-alun batu #bianglala #wisata batu