Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Duda Muda Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah  

Kholid Amrullah • Sabtu, 29 Juni 2024 | 04:10 WIB

 

EVAKUASI: Petugas mengevakuasi mayat Erfan Gozali yang ditemukan tewas di dalam rumahnya.
EVAKUASI: Petugas mengevakuasi mayat Erfan Gozali yang ditemukan tewas di dalam rumahnya.

 

BATU - Warga Jalan Semeru digegerkan dengan penemuan mayat pada Jumat siang (28/6). Penemuan itu diawali dengan munculnya bau menyengat datang dari Victory Laundry, rumah berwarna biru dengan nomor rumah 42 di RT 5 RW 10 Kelurahan Sisir Kota Batu. Diketahui mayat laki-laki bernama Erfan Gozali ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan mengeluarkan cairan.

Ketua RT 5 Sucipto mengatakan, pada mulanya seorang penyapu jalan mengeluhkan bau menyengat yang datang dari rumah tersebut. Beberapa orang warga akhirnya mendatanginya untuk melaporkan kejadian aneh itu. "Setelah salat Jumat akhirnya menyuruh salah satu warga untuk laporan ke Polsek. Setelahnya polisi datang untuk mengecek keadaan rumah," katanya.

Ketika diperiksa penghuni rumah tersebut, Erfan Gozali telah ditemukan tak bernyawa. Sucipto memperkirakan umur Erfan masih muda berkisar antara 38 hingga 40 tahun. Dirinya telah tinggal sendiri sejak sekitar 2 tahun. "Dia duda, sudah ditinggal istrinya sejak 2 tahun yang lalu. Sementara ia tak memiliki anak," ucapnya.

Sucipto terakhir bertemu dengan Arfan 5 hari yang lalu. Dirinya berbincang-bincang dengan Erfan di dekat rumahnya. Pada saat itu Erfan terlihat biasa saja dan tidak memiliki masalah apa pun. "Namun memang Arfan memiliki riwayat penyakit jantung," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Batu AKP Rudi Kuswoyo mengatakan, pihaknya menerima laporan dugaan seseorang meninggal di dalam rumah pada pukul 12.30 siang. Awalnya tercium bau menyengat dari rumah tersebut. Lalu ada seorang warga yang memberanikan diri untuk naik ke lantai 2 dan membuka pintu belakang. "Di dalam rumah ditemukan 1 orang meninggal dunia. Dengan keadaan sudah membengkak dan mengeluarkan cairan," ungkapnya.

Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kondisi kamar maupun di bagian rumah lain utuh. Tidak ada tanda-tanda pencurian atau perampokan. Dari pihak keluarga memang menyatakan korban memiliki riwayat jantung. "Namun untuk lebih jelasnya, korban saat ini sudah dibawa ke RS Hasta Brata untuk dilakukan otopsi. Nanti dari forensik yang akan menentukan penyebab dan waktu kematian," pungkasnya. (sif/lid)

Editor : Kholid Amrullah
#di dalam rumah #kota batu #tewas #membusuk