Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jastip Kuliner Malang Banjir Order Luar Daerah

F
Ilustrasi Wisata Kuliner
Ilustrasi Wisata Kuliner

Advertisement

 

MALANG KOTA, RADAR BATU - Lonjakan pesanan jasa titip (jastip) kuliner dari luar daerah menguat di Kota Malang dalam beberapa waktu terakhir. Tren ini didorong kerinduan perantau terhadap cita rasa khas kota tersebut serta keterbatasan waktu untuk datang langsung.

Fenomena ini mengubah pola konsumsi kuliner. Jastip tidak lagi sekadar layanan tambahan, tetapi menjadi penghubung antara konsumen luar kota dengan makanan legendaris Malang.

Advertisement

Almas Abyan, salah satu pelaku jastip memanfaatkan peluang tersebut. Meski bekerja di Nganjuk, ia rutin membuka layanan setiap akhir pekan saat pulang ke Malang.

“Sekali buka, bisa dapat keuntungan bersih Rp200 ribu hingga Rp300 ribu,” ujarnya. Ia mematok tarif jasa Rp15 ribu per menu. Dalam satu perjalanan, ia melayani berbagai pesanan dari luar kota. Menu yang paling banyak diburu antara lain Sego Sambel Tempong Cak Uut, Gyoza Ikhana Kitchen, Mie Bakar Celaket, hingga Donat Kaeenakan.

Menurut Almas efisiensi jarak antarlokasi kuliner di Malang menjadi keuntungan tersendiri. Ia bisa mengakomodasi banyak pesanan dalam waktu singkat. Pemesanan biasanya dibuka sebelum keberangkatan dan ditutup saat hendak kembali.

Advertisement

Dari sisi konsumen, jastip dinilai lebih praktis. Ilham Bayu, pelanggan asal Jombang mengaku rutin menggunakan layanan tersebut. “Lebih efisien daripada harus ke Malang dan menghadapi macet,” katanya.

Meski kualitas makanan sedikit menurun karena waktu tempuh, ia tidak mempermasalahkan. Biaya jasa dinilai sebanding dengan penghematan waktu dan tenaga. Di sisi lain, tren ini turut menopang eksistensi kuliner lokal.

Permintaan dari luar daerah menjaga perputaran ekonomi pelaku usaha makanan di tengah persaingan yang semakin ketat. Jastip kini berkembang menjadi ekosistem baru. Bukan sekadar titip beli, tetapi menjadi saluran distribusi alternatif berbasis kebutuhan emosional konsumen terhadap rasa dan kenangan. 

Advertisement
Editor : Fajar Andre Setiawan

Artikel Terkait

Disparta Kota Batu Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM Kuliner

Disparta Kota Batu Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM Kuliner

Disparta Kota Batu fasilitasi sertifikasi halal gratis untuk 75 UMKM kuliner.

Harga Ampas Kacang Naik, Perajin Menjes di Kota Batu Makin Terjepit

Harga Ampas Kacang Naik, Perajin Menjes di Kota Batu Makin Terjepit

Harga ampas kacang naik, perajin menjes di Kota Batu pertahankan kualitas produk.

Nasi Empok, Kuliner Tradisional Kota Batu yang Tetap Diburu di Tengah Tren Makanan Modern

Nasi Empok, Kuliner Tradisional Kota Batu yang Tetap Diburu di Tengah Tren Makanan Modern

Nasi empok atau sego empok, hidangan berbahan jagung yang masih dikenal di tengah berkembangnya makanan modern.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer