BATU - Realisasi retribusi parkir tepi jalan di Kota Batu masih sangat rendah. Hingga pertengahan tahun ini capaian pendapatan retribusi parkir belum menyentuh Rp 1 miliar. Padahal target retribusi tersebut tahun ini sebesar Rp 9,4 miliar. Berbagai Langkah dilakukan agar pendapatan retribusi parkir itu bisa terus digenjot.
Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengatakan, selama ini pendapatan retribusi parkir tepi jalan tak pernah tercapai. Bahkan sangat jauh realisasinya dari target yang ditentukan. Itu telah terjadi bertahun-tahun. Padahal dirinya menilai target yang ditentukan sudah melalui kajian. Sehingga, target yang ditentukan itu representatif dengan potensi pendapatan yang ada.
Aries mengaku bila selama ini pendapatan retribusi parkir tepi jalan memang tidak seimbang. Terutama bila dibandingkan dengan jumlah kendaraan yang keluar masuk dari dan ke Kota Batu. “Kita kan teknologi artificial intelligence (AI) untuk menghitung jumlah kendaraan yang keluar masuk Kota Batu,” ujarnya.
Termasuk saat dirinya beberapa kali mengecek langsung jumlah kendaraan yang terparkir di beberapa titik parkir atau satuan ruang parkir (SRP). Misalnya di Alun-Alun Kota Batu. Aries menyebut selama ini pendapatan yang disetorkan kepada pemerintah jauh di bawah prediksi pendapatan yang seharusnya.
“Kalau saya tidak ada acara ke luar kota, saya selalu memantau aktivitas parkir di Kota Batu,” ucapnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi pembinaan juru parkir (jukir) di Kota Batu 2024 di Kusuma Agrowisata kemarin (26/6). Ia menilai dari padatnya titik-titik parkir tepi jalan seharusnya pendapatan parkir bisa berkali-kali lipat dari yang disetorkan selama ini.
Untuk itu, Aries mencoba untuk mengetuk hati para juru parkir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bila pendapatan dari retribusi parkir itu nantinya akan digunakan kembali untuk kepentingan masyarakat Kota Batu. Termasuk untuk membangun Kota Batu agar lebih baik lagi. Untuk itu, pihaknya meminta agar para juru parkir bersikap jujur dan kooperatif.
Sebab, Aries menyebut bisa saja pengelolaan parkir di Kota Batu menerapkan sistem e-parkir. Namun, pihaknya masih memikirkan nasib juru parkir. Ia berharap agar juru parkir bisa melaporkan aktivitas parkir di Kota Batu secara akurat. Sehingga, pendapatan parkir bisa meningkat signifikan. (dre/lid)
Editor : Kholid Amrullah