BATU – Meski rencana pemberlakuan layanan angkutan kota (angkot) gratis baru Mei mendatang, tepi Pemerintah Kota (Pemkot) Batu telah memetakan titik-titik yang akan dilalui oleh angkutan kota (angkot) gratis untuk pelajar. Total ada 18 titik pemberhentian yang tersebar di 3 kecamatan. Nantinya akan ada 42 angkot yang akan mengakomodir 504 siswa mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA di Kota Batu.
Kabid Angkutan Dishub Batu Hari Juni Susanto mengatakan, kajian-kajian terkait angkutan gratis masih dalam proses pematangan. Namun saat ini telah ditentukan 18 titik utama serta jalur dari angkutan umum gratis bagi pelajar Kota Batu. Jalur tersebut akan tersebar di 3 kecamatan Kota Batu. "Jalur ini dalam tahap awal. Ke depannya bisa ada evaluasi dan perpindahan jalur sesuai kondisi di lapangan,"ucapnya.
Sampai saat semua persiapan sudah hampir selesai. Juni mengatakan, hanya tinggal menunggu berkas administrasi dari pihak koperasi angkutan umum. Untuk pengoperasian tahap awal tersebut akan ada 42 angkot beserta sopir angkot. "Pada launching awal nanti, angkutan umum gratis bagi pelajar akan mengakomodir 504 siswa dari jenjang SD hingga SMA," katanya.
Juni melanjutkan, prioritas utama untuk angkutan umum gratis pada tahap awal adalah keluarga menengah ke bawah. Nantinya akan dipetakan lagi sesuai jenjang dan jam pulang masuk sekolah. "Kami menyebar angket ke orang tua beberapa waktu lalu. Total ada 7.920 yang ingin anaknya diakomodir oleh angkutan umum ini. Nanti akan kita pilih lagi dan diprioritaskan terlebih dahulu untuk keluarga menengah ke bawah," ujarnya.
Untuk angkot, nantinya akan ada tanda khusus berupa stiker di bagian depan. Jika berkas administrasi telah selesai dari koperasi, trial kepadanya anak-anak sekolah akan segera dilakukan. "Posisinya kita hanya tinggal menunggu kelengkapan administrasi saja. Setelahnya akan dilakukan trial dan launching angkutan umum gratis ini," ungkapnya.
Sementara itu, dari sisi sekolah sangat mengapresiasi program angkutan gratis tersebut. Kepala Sekolah SMPN 3 Kota Batu Budi Prasetyo mengatakan, beberapa waktu lalu setiap sekolah telah diberikan google formulir untuk pengisian angkutan umum gratis. Pengisian langsung dilakukan oleh orang tua melalui link tersebut. "Karenanya kami tidak memiliki data pasti berapa siswa SMPN 3 Kota Batu yang ikut serta. Namun secara umum, memang banyak siswa kami yang menggunakan angkutan umum untuk pulang pergi. Artinya kebutuhan sekolah ini sangat banyak," jelasnya.
Menurut Budi, program tersebut sangat bagus. Di SMPN 3 Kota Batu para orang tua secara kolektif menyewa angkutan umum dari Arhanud untuk menjemput anak-anak. Dengan adanya angkutan gratis ini, mungkin bisa menjadi pilihan lain bagi orang tua. "Dengan adanya ini, orang tua juga akan menjadi lebih ringan dalam sisi pembiayaan," pungkasnya. (sif/lid)
Editor : Kholid Amrullah