Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Volume Sampah di Sungai Kota Batu Mulai Menurun

Kholid Amrullah • Senin, 12 Februari 2024 | 15:00 WIB
PEDULI: Anggota tim Sabers Pungli Kota Batu membersihkan sampah di sungai.
PEDULI: Anggota tim Sabers Pungli Kota Batu membersihkan sampah di sungai.

BATU - Volume sampah melonjak naik sejak TPA Tlekung resmi di tutup pada awal November 2023. Banyak warga yang membuang sampahnya ke sungai dan jalan. Namun saat ini, kondisi sampah di sungai Kota Batu kian menurun.

 

Salah seorang anggota komunitas peduli lingkungan Sapu Bersih Nyemplung Kali (Sabers Pungli) Kota Batu Doddy Eko Wahyudi mengatakan, sejak komunitas ini bergerak di tahun 2017, sampah di sungai Kota Batu mulai menurun di 2020. Namun volume sampah kembali melonjak naik sesaat setelah TPA Tlekung ditutup.

 

Doddy melanjutkan, dulu setiap membersihkan sungai jarak 100 hingga 200 meter sudah terkumpul sampah mencapai 4 ton. Namun lonjakan sampah tersebut tidak terjadi di semua area. Rata-rata sampah menumpuk di bawah jembatan. Hal ini terjadi karena masyarakat langsung melempar sampah dari atas jembatan. "Paling banyak di sepanjang aliran Sungai Brantas," jelasnya.

 

Tak memakan waktu lama, sampah di sungai kiat menurun. Hal itu mulai terlihat pada Desember 2023. "Mulai Desember kemarin, sampah menurun jadi 500 kilogram setiap Saber Pungli turun ke sungai," ucap pria asal Kelurahan Ngaglik tersebut.

 

Pada acara bersih sungai terakhir, komunitas menyisir area Kali Gedang Klutuk dan sempadannya pada Minggu, (11/2). Doddy mengatakan, dalam agenda itu, tim saber pungli di bantu komunitas dan pemerintah daerah melakukan pembersihan sungai sepanjang 2 kilometer. Namun sampah plastik yang ditemukan kurang dari 100 kilogram. "Sisanya sampah organik seperti rumput, ilalang, dan kayu," jelasnya.

 

Doddy memperkirakan penurunan volume sampah karena adanya TPS3R di masing-masing daerah. "Kemungkinan penurunan terjadi karena adanya TPS3R, meskipun program itu juga belum optimal," pungkasnya. (sif/lid)

Editor : Kholid Amrullah
#tpa tlekung #kota batu #sungai brantas #sampah