Jokowi: Ini adalah Pasar Terbesar yang Pernah Saya Lihat di Indonesia
Yudistira Satya Wira Wicaksana• Jumat, 15 Desember 2023 | 20:52 WIB
SAPA PEDAGANG: Presiden Joko Widodo menyapa pedagang Pasar Induk Among Tani Kota Batu usai acara peresmian, Kamis (14/12)
Masyarakat Berjubel dan Teriak Histeris Sambut Presiden
BATU - Pasar Induk Among Tani Kota Batu akhirnya diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis kemarin (14/12) pagi.
Ribuan pelajar dan masyarakat Kota Batu memenuhi area pasar tersebut.
Presiden Jokowi tiba di Pasar Induk Among Tani Kota Batu pukul 08.54.
Saat mobil memasuki halaman pasar, sorakan dari pelajar dan masyarakat semakin bergemuruh.
Usai turun dari mobil, Jokowi langsung menyapa masyarakat.
Ada yang bisa foto bersama presiden dan beberapa orang beruntung mendapatkan kaos.
Setelah itu, Jokowi langsung berkeliling area Pasar Induk Among Tani Kota Batu didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, dan pejabat lainnya.
Presiden Jokowi menyampaikan, per (14/12), Pasar Induk Among Tani di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur yang dibangun pada 2021 akhirnya bisa dimanfaatkan oleh pedagang.
Ada 2.630 kios dan los yang dapat digunakan untuk berdagang.
Baik zona basah, kering, dan kuliner.
“Ini adalah pasar terbesar yang pernah saya lihat di Indonesia. Luasnya 3,4 hektare dan gedungnya megah serta berlantai 3,” ungkapnya.
Jokowi mengatakan, semua kios dan los-nya ditata dengan sangat bagus.
Bahkan, zona kulinernya disendirikan.
“Tempat parkirnya juga luas. Sehingga, diharapkan pedagang semakin laris dan sejahtera,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti menjelaskan, pembangunan Pasar Induk Among Tani Kota Batu merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik - Bangkalan - Mojokerto - Surabaya - Sidoarjo - Lamongan, Kawasan Bromo -Tengger - Semeru serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.
“Pasar modern ini sudah memenuhi konsep bangunan gedung hijau. Karena sudah tersedia TPS, pengolahan limbah, dan penghijauannya,” tuturnya.
Ia berharap, dengan adanya Pasar Induk Among Tani dapat meningkatkan perekonomian lokal dan menjadi daya tarik wisatawan di Kota Batu.
Diana memaparkan, pembangunan Pasar Induk Among Tani Kota Batu dikerjakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan peningkatan kuantitas bangunan pasar dengan daya tampung 2.630 unit.
Yang terdiri dari 1.716 kios dan 914 los.
Pihaknya menerangkan, anggaran pembangunan pasar bersumber dari APBN Tahun 2021-2023 sebesar Rp 166,7 miliar.
Anggaran ini digunakan untuk pembangunan secara menyeluruh.
Mulai dari bangunan utama pasar hingga fasilitas penunjangnya.
“Seperti rumah pompa, ground water tank (GWT), rumah gardu, pos security, TPS, saluran drainase, pagar keliling, dan sebagainya. Pasar ini juga dilengkapi eskalator, tangga darurat, dan jalur pejalan kaki yang ramah difabel,” imbuh Diana.
Selanjutnya, ketika Jokowi hendak bertolak dari Pasar Induk Among Tani, sorakan dari masyarakat pun semakin keras.
Berkat kedatangan Presiden RI ke Kota Wisata Batu ini membuat warga bahagia.
Salah satu pedagang sembako Ervin Maulidya mengaku, deg-degan bisa bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.
“Alhamdulillah tadi saya dapat bingkisan dari Istana Kepresidenan RI. Walau belum bisa foto tapi saya sudah senang. Semoga Pasar Induk kebanggaan Kota Batu selalu ramai dan terus diadakan event,” pungkasnya. (ifa/lid)