Dinkes Temukan Tiga Kasus Campak

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 21:00 WIB
Imunisasi MR penting dilakukan pada anak guna cegak penularan campak. (Freepik)
Imunisasi MR penting dilakukan pada anak guna cegak penularan campak. (Freepik)

BATU, RADAR BATU - Tiga kasus campak ditemukan di Kota Batu hingga 20 Agustus 2026. Kasus tersebut menjadi perhatian karena masih ada anak yang belum mendapat imunisasi lengkap. Hingga Juni 2026, cakupan imunisasi measles-rubella (MR) baru mencapai 51,14 persen atau 1.484 dari target 2.902 anak.

Pemegang Program Imunisasi Dinkes Kota Batu Adi Koesaini mengatakan, tiga kasus tersebut telah ditangani. Petugas juga melakukan pelacakan epidemiologi terhadap penderita dan kontak erat untuk mencegah penularan. “Kasus campak ditemukan tiga kasus,” ujarnya Kamis lalu (20/8).

Penanganan campak umumnya bersifat suportif. Penderita dianjurkan cukup beristirahat dan memenuhi kebutuhan cairan. Bayi juga perlu mendapat ASI yang cukup untuk mencegah dehidrasi. Petugas turut memberikan vitamin A kepada orang yang kontak erat dengan penderita. Kondisi kesehatan mereka dipantau untuk mengantisipasi munculnya kasus baru.

Baca Juga: Masih Ada 736 Jiwa di Kota Batu Belum Punya KTP - Radar Batu

Campak biasanya ditandai demam tinggi, batuk, pilek, mata merah dan sensitif terhadap cahaya. Gejala lain berupa bercak putih di dalam mulut serta ruam merah yang muncul dari wajah dan belakang telinga, lalu menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Penyakit tersebut juga berisiko menimbulkan komplikasi. Terutama pada bayi dan anak. Di antaranya diare, pneumonia, infeksi telinga, kejang demam hingga radang otak. Karena itu, peningkatan cakupan imunisasi menjadi salah satu upaya pencegahan. Adi menyebut imunisasi MR terus digenjot untuk menekan penambahan kasus.

“Per Juni 2026 lalu, capaian imunisasi MR sudah 51,14 persen. Dari target yang diproyeksikan 2.902 anak, sudah terealisasi 1.484 anak,” katanya. Selain imunisasi, pencegahan dapat dilakukan dengan mencuci tangan, memakai masker saat sakit, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menghindari kontak dengan penderita. Ventilasi rumah dan asupan gizi juga perlu diperhatikan. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
kesehatan anak Measles Rubella imunisasi mr campak dinkes kota batu