BATU - Alun-Alun Kota Wisata Batu berubah menjadi lautan manusia kemarin pagi (16/11). Sekitar 10 ribu peserta tumpah ruah mengikuti Mlaku Bareng Sedoyo Sehat. Kegiatan jalan sehat itu menjadi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kota Batu dan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61.
Ketua pelaksana kegiatan dr Yuni Astuti mengatakan jalan sehat ini menjadi momentum memperkuat kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Tujuan utamanya memberikan edukasi hidup sehat dan meninggalkan perilaku yang tidak sehat.
Perempuan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu itu menyampaikan target 10 ribu peserta dalam event tersebut berhasil tepenuhi. Target itu tercapai setelah 6.600 tiket dibagikan melalui rumah sakit, klinik, puskesmas, sekolah, dan instansi vertikal lainnya.
“Sementara 2.400 tiket tambahan dibuka secara online dan langsung habis diserbu pendaftar,” kata Yuni. Peserta menempuh rute sepanjang 2,4 kilometer. Dimulai dari Jalan Gajah Mada, melintasi Jalan Ikhwan Hadi, dan finis di Jalan Agus Salim, kawasan Alun-Alun Kota Batu. Waktu tempuh rata-rata sekitar 30 menit.
Tak hanya jalan sehat, panitia juga menyiapkan senam massal dan bazar sehat yang diisi fasilitas layanan kesehatan dari rumah sakit, klinik, BPJS Kesehatan, hingga organisasi profesi. Warga bisa mengakses berbagai layanan gratis, mulai dari Upaya Kesehatan Kerja (UKK) hingga Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Untuk menambah antusiasme, peserta juga berkesempatan membawa pulang beragam hadiah. Mulai perabot rumah tangga, sepeda, tiket wisata, hingga hadiah utama berupa paket umrah gratis. Wali Kota Batu Nurochman yang hadir sekaligus memberangkatkan peserta, mengapresiasi partisipasi besar masyarakat.
Menurutnya, olahraga ringan seperti jalan kaki merupakan aktivitas sederhana yang mudah diterapkan sehari-hari. “Harapan kami bukan hanya saat acara ini. Pola hidup sehat harus berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kondisi tubuh. Terutama menghadapi cuaca yang tidak menentu. Dia mengaku akan terus memberi ruang dan fasilitas kesehatan yang dapat diakses masyarakat secara gratis. “Kami sediakan event dan layanan kesehatan yang mudah diakses dan tinggal dimanfaatkan saja,” tegasnya. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho